JCCNetwork.id- Arus wisata menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali mengalami lonjakan pada masa libur sekolah. Ribuan kendaraan memadati jalur utama sejak pagi hingga siang hari, menyebabkan antrean panjang di sejumlah titik dan mendorong kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way).
Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga siang, lebih dari 25 ribu kendaraan telah melintasi kawasan wisata Puncak. Jumlah tersebut meningkat sekitar lima persen dibandingkan volume kendaraan pada hari sebelumnya selama periode libur sekolah.
Kepadatan lalu lintas terlihat di sejumlah titik, terutama di kawasan Simpang Gadog setelah pintu keluar Tol Jagorawi menuju jalur Puncak. Antrean kendaraan mengular cukup panjang akibat tingginya minat masyarakat yang memanfaatkan libur sekolah untuk berwisata ke kawasan pegunungan tersebut.
Mayoritas kendaraan yang melintas berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Sejak pagi, arus kendaraan menuju Puncak terus mendominasi dibandingkan kendaraan yang kembali ke arah Jakarta.
Data kepolisian mencatat sekitar 16 ribu kendaraan bergerak dari arah Jakarta menuju Puncak sejak pukul 06.00 WIB. Sementara itu, kendaraan yang turun dari kawasan Puncak menuju Jakarta tercatat sekitar 5.300 unit.
Menghadapi lonjakan tersebut, Satlantas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem one way menuju Puncak mulai pukul 08.00 WIB. Kebijakan itu diambil untuk memperlancar arus kendaraan yang terus meningkat sepanjang pagi.
Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan di lapangan.
Menurutnya, apabila volume kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta meningkat hingga menimbulkan kepadatan, petugas akan mengubah pola rekayasa dengan memberlakukan sistem satu arah ke arah Jakarta.
Ia menjelaskan, selama pemberlakuan one way berlangsung, kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak akan dihentikan sementara agar kepadatan di jalur atas dapat diurai dan arus lalu lintas kembali normal.
“Selama rekayasa berlangsung, arus kendaraan dari Jakarta menuju Puncak akan dihentikan sementara demi mengurai kepadatan di titik-titik penyempitan jalan,” ujar Iptu Ardian Novianto.
Polres Bogor juga menempatkan personel di sejumlah titik rawan kemacetan untuk mengatur lalu lintas serta membantu pengendara selama masa libur sekolah. Langkah tersebut dilakukan guna meminimalkan potensi penumpukan kendaraan di jalur wisata.
Kepolisian mengimbau masyarakat yang hendak menuju Puncak agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mengikuti informasi terkini mengenai rekayasa lalu lintas, serta mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan selama musim liburan.



