JCCNetwork.id- PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menghadirkan program potongan harga tiket kapal penumpang sebesar 30 persen selama masa libur sekolah 2026. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap program stimulus ekonomi nasional yang digulirkan pemerintah untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh tarif lebih murah untuk perjalanan menggunakan kapal penumpang kelas ekonomi di seluruh rute yang dilayani PELNI. Pemberian diskon diharapkan mampu memperluas akses transportasi laut bagi masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata dan perdagangan antardaerah selama musim liburan.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan program tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama periode libur sekolah yang identik dengan tingginya mobilitas penumpang.
Menurutnya, transportasi laut masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat di banyak wilayah Indonesia, terutama daerah kepulauan yang mengandalkan konektivitas antarpulau melalui layanan kapal penumpang.
“Momentum libur sekolah selalu menjadi salah satu periode dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Melalui program ini, PELNI ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bepergian dengan moda transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mendukung sektor pariwisata dan pertumbuhan aktivitas ekonomi di berbagai daerah yang terhubung oleh layanan PELNI,” ujar Ditto.
Program diskon tersebut berlaku untuk pembelian tiket mulai 6 Juni 2026. Sementara itu, periode keberangkatan yang mendapatkan potongan harga ditetapkan mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.
PELNI memperkirakan kebijakan tersebut akan dimanfaatkan oleh sekitar 693 ribu penumpang di seluruh Indonesia. Angka tersebut mencerminkan tingginya potensi kebutuhan transportasi laut selama musim liburan sekaligus menjadi indikator penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang terhubung melalui jaringan pelayaran nasional.
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan domestik ke berbagai destinasi yang dapat diakses menggunakan kapal PELNI. Pergerakan wisatawan diyakini akan berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas usaha lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner hingga perdagangan.
PELNI mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pembelian tiket lebih awal. Pasalnya, kuota tiket dengan tarif diskon telah ditentukan dan akan berakhir apabila jumlah yang disediakan telah habis terjual.
Perusahaan menegaskan bahwa setelah kuota diskon terpenuhi, tarif tiket akan kembali mengikuti harga normal yang berlaku pada masing-masing rute pelayaran.
“Kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pembelian tiket lebih awal karena kuota tiket dengan tarif diskon bersifat terbatas. Apabila kuota telah terpenuhi, maka tarif normal akan kembali berlaku,” tambah Ditto.
Di sisi lain, PELNI juga memberikan sejumlah ketentuan terkait pelaksanaan program tersebut. Diskon tidak berlaku bagi tiket yang dibeli sebelum 6 Juni 2026 maupun setelah masa program berakhir pada 15 Agustus 2026.
Selain itu, penumpang yang telah membeli tiket sebelum program diskon diberlakukan tidak dapat mengajukan pengembalian selisih biaya atas tarif yang telah dibayarkan sebelumnya.
Manajemen PELNI juga mengingatkan seluruh calon penumpang agar melakukan perjalanan sesuai identitas yang tercantum pada tiket. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama proses keberangkatan maupun perjalanan berlangsung.
Untuk menghindari potensi penipuan dan penyalahgunaan tiket, masyarakat diminta melakukan pembelian hanya melalui kanal resmi yang telah bekerja sama dengan PELNI. Tiket dapat diperoleh melalui aplikasi PELNI Mobile, situs resmi perusahaan, Contact Center 162, loket cabang, layanan perbankan digital, gerai ritel modern, hingga sejumlah agen perjalanan yang menjadi mitra resmi.
“Seluruh calon penumpang juga diwajibkan melakukan perjalanan sesuai identitas yang tertera pada tiket. PELNI terus mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari potensi penyalahgunaan maupun penipuan,” pungkas Ditto.
Sementara untuk pembayaran, PELNI telah menyediakan berbagai pilihan transaksi melalui virtual account sejumlah bank, jaringan minimarket, serta layanan pembayaran digital yang telah terintegrasi dengan sistem perusahaan.
Dengan adanya program diskon tarif tersebut, PELNI berharap semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan transportasi laut sebagai sarana perjalanan selama masa libur sekolah. Kebijakan itu juga diharapkan mampu memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan mobilitas masyarakat.























