Gempa Pagi Hari di Bali, BMKG Imbau Waspada Susulan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,8 mengguncang wilayah Bali pada Kamis pagi, 23 April 2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.34 WIB dan sempat dirasakan warga di sejumlah daerah.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di daratan, tepatnya sekitar 13 kilometer barat daya Kabupaten Buleleng. Gempa tercatat memiliki kedalaman 10 kilometer.

- Advertisement -

“Kedalaman gempa 10 kilometer,” sebut BMKG.

Getaran gempa dilaporkan terasa di Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Tabanan dengan intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada skala ini, guncangan dirasakan cukup jelas di dalam rumah, mirip seperti getaran akibat kendaraan berat yang melintas.

“Gempa dirasakan di Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Tabanan,” ungkap BMKG dalam laman resmi, Kamis, 23 April 2026.

- Advertisement -

Meski sempat menimbulkan kepanikan ringan di kalangan warga, hingga saat ini belum terdapat laporan terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat kejadian tersebut. Pihak berwenang masih terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Warga juga diminta untuk tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan serta selalu mengikuti perkembangan informasi resmi dari instansi terkait.

“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” pesan BMKG.

Kewaspadaan dini dinilai penting mengingat aktivitas seismik di wilayah Indonesia, termasuk Bali, masih tergolong aktif. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan memahami langkah mitigasi bencana guna meminimalisir risiko jika terjadi gempa lanjutan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bareskrim Ungkap Penyebab Blackout Sumatera

JCCNetwork.id-Bareskrim Polri memastikan pemadaman listrik massal yang terjadi di enam provinsi di Pulau Sumatera bukan disebabkan oleh aksi sabotase maupun tindak kriminal. Hasil penyelidikan awal...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER