Modus Penipuan Catut Nama KPK, Empat Orang Diamankan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Tim gabungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya mengamankan empat orang yang diduga melakukan penipuan dengan mengaku sebagai pegawai KPK. Penangkapan dilakukan pada Kamis (9/4) malam di wilayah Jakarta Barat.

Keempat terduga pelaku diduga menjalankan modus dengan mengklaim memiliki kewenangan mengatur penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi di KPK. Dalam operasi tersebut, aparat turut menyita barang bukti berupa uang tunai senilai 17.400 dolar Amerika Serikat.

- Advertisement -

“Para terduga pelaku diamankan di wilayah Jakarta Barat. Dalam kegiatan tersebut, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang sejumlah 17.400 dolar Amerika Serikat,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa setelah diamankan, para pelaku langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyelidikan awal mengungkap bahwa para pelaku mengaku sebagai utusan pimpinan KPK dan meminta sejumlah uang kepada anggota DPR RI.

“Diduga permintaan ini bukan yang pertama kalinya,” katanya.

- Advertisement -

KPK pun mengingatkan seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga BUMN dan masyarakat luas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan institusinya. Modus tersebut antara lain berupa permintaan uang, janji pengurusan perkara, hingga tindakan pemerasan.

“Hati-hati dengan berbagai modus oleh oknum yang mengatasnamakan sebagai pegawai KPK, dan melakukan tindakan-tindakan kriminal, penipuan, pemerasan ataupun yang mengaku dapat melakukan pengaturan perkara di KPK,” ujarnya.

Budi menegaskan, seluruh pegawai KPK dalam menjalankan tugasnya selalu dibekali surat tugas resmi serta kartu identitas yang sah. Selain itu, pegawai KPK dilarang keras meminta ataupun menerima imbalan dalam bentuk apa pun.

“Kami tegaskan bahwa dalam menjalankan setiap penugasan, pegawai KPK selalu dilengkapi dengan surat penugasan dan kartu identitas resmi yang dikeluarkan oleh KPK,” katanya.

Ia melanjutkan, “Pegawai KPK juga dilarang menjanjikan atau menerima, apalagi meminta imbalan dalam bentuk apa pun sehingga tidak benar jika ada pihak yang menjanjikan bisa ‘mengurus’ suatu perkara yang penanganannya dilakukan oleh KPK.”

Lebih lanjut, KPK memastikan tidak pernah menunjuk pihak luar sebagai perwakilan, konsultan, maupun perpanjangan tangan lembaga. KPK juga tidak membuka kantor cabang di daerah serta tidak bekerja sama dengan pihak yang menggunakan nama atau menyerupai identitas KPK.

“KPK tidak pernah menerbitkan ataupun bekerja sama dengan media yang memakai nama KPK atau yang mirip dengan KPK. KPK juga tidak membuka kantor cabang atau kantor perwakilan khusus KPK di daerah-daerah. Situs resmi yang dikelola oleh KPK adalah dapat diakses di www.kpk.go.id,” kata Budi.

KPK turut mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan praktik serupa kepada aparat penegak hukum atau melalui layanan pengaduan resmi KPK agar dapat segera ditindaklanjuti.

Sebagai penutup, KPK menegaskan seluruh layanan kepada masyarakat, termasuk distribusi materi sosialisasi antikorupsi seperti buku, poster, dan brosur, diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun.

“Demikian halnya seluruh pelayanan yang dilakukan oleh KPK untuk masyarakat tidak dipungut biaya atau gratis,” ucapnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

GPK Imbau Jangan Jadikan Kasus Sukoharjo Jadi Komoditas Politik dan Isu SARA

Jakarta- Ketua Gerakan Pemerhati Kepolisian Republik Indonesia (GPK RI), Abdullah Kelrey, mengimbau masyarakat agar menyikapi penggeledahan di lingkungan Hamalatul Qur’an, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah,...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Tak Perlu Tunggu Perintah, Kapolri Suyudi Minta Polisi Sigap Saat Rakyat Membutuhkan #shorts
01:58
Video thumbnail
Gerindra Resmi Pecat 3 Kader DPRD Jatim, Tegaskan Tak Ada Intervensi Hukum #shorts #trending
02:19
Video thumbnail
Kapolri Suyudi Tegaskan, Polisi Harus Sigap Tolong Rakyat, Tak Perlu Tunggu Perintah
10:58
Video thumbnail
Pesan Tegas Kapolri untuk Anak Buah, Polisi Harus Hadir Saat Rakyat Membutuhkan #shorts #trending
01:41
Video thumbnail
Kapolri Ingatkan Personel, Masyarakat Tak Peduli Pangkat, Tapi Bukti Nyata Hadir untuk Rakyat
12:17
Video thumbnail
Bahlil Peringatkan Pengusaha Tambang, Ilmu Abuleke Itu Dulu Saya yang Ciptakan #shorts #trending
01:25
Video thumbnail
Blak-blakan, Bahlil Akui Paham Jurus Akal-akalan Pengusaha Tambang: Ilmu Abuleke dari Saya
10:12
Video thumbnail
Lapor ke Prabowo, Airlangga Beberkan, Fundamental Ekonomi Indonesia Disebut Tetap Kuat #shorts
02:00
Video thumbnail
Lapor ke Prabowo, Airlangga Beberkan, Fundamental Ekonomi Indonesia Disebut Tetap Kuat
05:27
Video thumbnail
Rocky Gerung Cerita Momen Dicari Presiden Prabowo, Responsnya: Mau Belanja Emosi #shorts #trending
01:17
Video thumbnail
Rocky Gerung Cerita Momen Dicari Presiden Prabowo, Responsnya: Mau Belanja Emosi
06:56
Video thumbnail
PMI Dicap Janda Kaya, Rocky Gerung: Saya Jomblo Melarat
01:47
Video thumbnail
PMI Dicap Janda Kaya, Rocky Gerung: Saya Jomblo Melarat
06:50
Video thumbnail
Menteri Hukum Blak-blakan di Depan Rocky Gerung, kalau Besok Salah Dibilang Dungu #shorts #trending
01:12
Video thumbnail
Bikin Rocky Gerung Nyengir, Menteri Hukum Blak-blakan: Kalau Saya Salah, Saya Dibilang Dungu
10:42
Video thumbnail
Mahfud MD Mendadak Tiru Gaya Pidato Pemimpin, Ucapannya Bikin Ngakak
08:34
Video thumbnail
Revisi UU Pemilu Diminta Wajibkan Pengalaman Jadi RT #shorts #trending
02:08
Video thumbnail
BNPB Ungkap Kondisi Terkini Titik Api di Kalimantan dan Papua
09:12
Video thumbnail
Bahlil Warning Danantara, Jangan Tergoda Lobi, Indonesia Belum Mau Ekspor Listrik ke Negara Tetangga
01:36
Video thumbnail
Bahlil Warning Danantara, Jangan Tergoda Lobi, Indonesia Belum Mau Ekspor Listrik ke Negara Tetangga
09:36

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER