Prabowo Dorong Swasembada Protein Nasional

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah menggeser fokus kebijakan ketahanan pangan nasional dengan menargetkan percepatan swasembada protein sebagai agenda lanjutan setelah capaian swasembada beras. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara menyeluruh.

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya diversifikasi sumber pangan, tidak hanya bertumpu pada komoditas karbohidrat seperti beras. Pemerintah kini mengarahkan perhatian pada penguatan produksi pangan berbasis protein, termasuk dari sektor kelautan dan perikanan.

- Advertisement -

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan fase lanjutan dalam pembangunan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan keberhasilan swasembada tidak hanya terbatas pada beras, tetapi juga mencakup komoditas lain yang berkontribusi pada pemenuhan gizi masyarakat.

“Kita harus mempertahankan dan meningkatkan swasembada pangan kita, karena yang berhasil baru di bidang beras. Kita ingin menuju keberhasilan komoditas pangan selain beras, termasuk protein,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mengikuti taklimat Presiden dalam Rapat Kerja Pemerintah bersama jajaran Kabinet Merah Putih, eselon I kementerian/lembaga, hingga direksi BUMN di Istana Negara, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, sektor kelautan menjadi salah satu andalan dalam upaya mencapai swasembada protein. Indonesia dinilai memiliki potensi besar sebagai negara maritim yang belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan gizi nasional.

- Advertisement -

Optimalisasi hasil perikanan dan penguatan program di sektor maritim, kata dia, akan menjadi prioritas pemerintah dalam waktu mendatang. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan protein bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi sektor kelautan.

“Protein salah satunya adalah yang berbasis dari ikan, maka betapa pentingnya program-program prioritas kerja pemerintah di bidang kelautan dan maritim,” ujarnya.

Rapat kerja tersebut dipimpin langsung oleh Presiden dan berlangsung selama kurang lebih empat jam dengan melibatkan jajaran Kabinet Merah Putih, pejabat eselon I kementerian/lembaga, hingga pimpinan BUMN. Forum itu menjadi ajang evaluasi kinerja pemerintahan sekaligus penegasan arah kebijakan ke depan.

“Nah, hari ini beliau memberikan pengarahan, sekaligus juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran unsur eksekutif dan pemerintahan karena selama 1,5 tahun ini telah banyak program-program pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka yang telah menunjukkan hasil-hasil yang cukup signifikan. Meski tentu saja belum menyelesaikan seluruh permasalahan yang kita hadapi,” ujar Prasetyo

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah atas capaian selama satu setengah tahun masa pemerintahan bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa berbagai tantangan masih perlu diselesaikan secara bertahap.

Selain itu, Presiden menekankan pentingnya peningkatan kinerja birokrasi agar lebih responsif dan efisien. Ia meminta seluruh aparatur pemerintah mempercepat pelaksanaan program, meningkatkan produktivitas, serta meminimalkan potensi kebocoran anggaran.

“Beliau menganggap penting untuk memberikan briefing, menyampaikan terima kasih, sekaligus menggugah dan memaparkan bahwa kita harus bersama-sama bekerja lebih giat lagi, lebih cepat lagi, lebih produktif lagi, lebih efisien lagi, kurangi kebocoran, dan seterusnya,” ujarnya.

Arahan tersebut diharapkan dapat memperkuat efektivitas kebijakan pemerintah, termasuk dalam mewujudkan swasembada protein sebagai bagian integral dari ketahanan pangan nasional.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Integritas Jadi Fokus Utama Reformasi Internal Kejagung

JCCNetwork.id-Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan pembenahan integritas internal sebagai prioritas utama di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Pernyataan itu disampaikan menyusul masih ditemukannya pegawai aktif...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER