JCCNetwork.id- Sebuah ledakan yang diduga berasal dari bahan petasan menewaskan seorang anak di Kampung Tambakrejo, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (20/3/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di salah satu rumah warga dan mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan.
Ketua RW 9 Tambakrejo, Ahmad Rifai, menyampaikan bahwa suara ledakan keras pertama kali terdengar oleh warga sekitar sebelum akhirnya diketahui berasal dari rumah milik seorang warga berinisial R. Warga yang datang untuk memastikan sumber suara mendapati kondisi rumah telah hancur di bagian dalam.
“Saat dicek warga, kondisi di dalam rumah sudah hancur,” katanya.
Dalam kejadian tersebut, satu korban jiwa dilaporkan meninggal dunia. Korban berinisial GSP (9) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di bawah meja makan setelah proses pencarian dilakukan oleh warga. Saat kejadian, diketahui terdapat lima orang penghuni di dalam rumah tersebut.
“Korban ditemukan terakhir di bawah meja makan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” tambahnya.
Berdasarkan informasi sementara, ledakan diduga dipicu oleh bahan baku petasan yang disimpan di dalam rumah, tepatnya di bawah alat penanak nasi. Bahan tersebut disebut-sebut diperoleh secara daring dan rencananya akan digunakan untuk kegiatan takbir keliling pada malam hari.
Pasca kejadian, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi dan memasang garis polisi untuk mengamankan area. Sejumlah personel dari satuan Brimob juga disiagakan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.



