Elon Musk Sebut WhatsApp Tidak Bisa Dipercaya

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – CEO Tesla sekaligus pemilik Twitter, Elon Musk kembali mengunggah pernyataan yang cukup kontroversial dan heboh terkait postingannya soal aplikasi WhatsApp.

Elon Musk mengatakan, bahwa aplikasi WhatsApp tidak bisa dipercaya (WhatsApp cannot be trusted),” demikian cuitan Elon Musk di akunnya yang di lihat JCCNetwork.id, Kamis (11/5/2023).

- Advertisement -

Diketahui, Elon Musk mengunggah pernyataan tersebut sebagai responnya atas postingan pengguna Twitter @foaddabiri pada 6 Mei 2023.

WhatsApp has been using the microphone in the background, while I was asleep and since I woke up at 6AM (and that’s just a part of the timeline!) What’s going on?,” demikian tulis akun Twitter @foaddabiri.

Cuitan pemilik Twitter itu mengundang respon yang tidak sedikit yakni 259.5K likes, 4.122 quotes, dan 45.9K retweets.

- Advertisement -

Selain itu, sejumlah akun ikut mengomentari terkait hal ini. Akun twitter @gannonbreslin misalnya, mengaku terkejut dengan postingan Elon soal WhatsApp tersebut.

Ia menyebut, berapa banyak pengguna WhatsApp yang tidak menyadari bahwa WhatsApp adalah milik Meta/Facebook.

Elon Musk Jawab Komentar Netizen

Menyikapi komentar tersebut, Elon Musk merespon dengan menjelaskan bahwa pendiri WhatsApp meninggalkan Meta/Facebook dalam keadaan menghianakan. Melalui kampanye #deletefacebook hingga membuat banyak kontributor membangun signal.

Pasalnya, apa yang mereka pelajari dari Facebook dan berubah menjadi WhatsApp sesungguhnya sangat menganggu mereka.

Pengguna twitter lainnya @ylecun menjelaskan, apa yang terjadi dengan whatsApp sebagaimana dijelaskan @foaddabiri menurutnya adalah gangguan android. Dia kemudian memposting apa yang disampaikan whatsApp berikut ini:

Over the last 24 hours we’ve been in touch with a Twitter engineer who posted an issue with his Pixel phone and WhatsApp. We believe this is a bug on Android that mis-attributes information in their Privacy Dashboard and have asked Google to investigate and remediate.

WhatsApp menjelaskan selama 24 jam terakhir pihaknya telah menghubungi tim dan teknisi Twitter yang memposting masalah dengan ponsel Pixel dan WhatsApp miliknya.

WhatsApp meyakini hal itu, merupakan semacam gangguan yang menyebabkan misinformasi di dasbor privasi mereka. Selain itu mereka telah meminta Google untuk menyelidiki dan memulihkannya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Deschamps Umumkan Skuad Prancis

JCCNetwork.id — Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, resmi mengumumkan daftar 26 pemain untuk menghadapi Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pengumuman...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER