KPK Periksa Pejabat PT PP

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan fiktif dalam proyek-proyek Divisi Engineering, Procurement, and Construction (EPC) PT Pembangunan Perumahan (PT PP) tahun 2022–2023.

Pemeriksaan digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (17/11/2025).

- Advertisement -

Dua saksi yang hadir adalah GWN, Manajer Proyek Pembangunan Smelter Feronikel di Kolaka pada 2021–2022, serta APN, staf proyek Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon–Semarang (Cisem).

Keduanya dimintai keterangan mengenai alur pekerjaan dan proses pengadaan di Divisi EPC PT PP.

“Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama GWN dan APN,” kata Budi, kepada wartawan, Senin (17/11/2025) Selain kedua saksi tersebut, penyidik turut memanggil Manager Project Control Divisi EPC PT PP berinisial TS, Manajer Pengadaan Barang dan Jasa Divisi EPC berinisial MM, serta tiga pegawai PT PP lainnya, yakni RPP, RM, dan ADP.

- Advertisement -

Selain mereka, penyidik juga memanggil beberapa pejabat Divisi EPC lainnya, yakni Manager Project Control berinisial TS, Manajer Pengadaan Barang dan Jasa berinisial MM, serta tiga pegawai PT PP: RPP, RM, dan ADP.

Seluruhnya diperiksa terkait dugaan penggunaan identitas pegawai harian lepas untuk mencairkan anggaran pengadaan yang diduga fiktif.

Kasus ini mulai ditangani KPK pada 9 Desember 2024.

Dua orang berinisial DM dan HNN kemudian dicegah ke luar negeri, disusul penetapan dua tersangka pada 20 Desember 2024.

Nilai kerugian negara sementara diperkirakan mencapai Rp80 miliar.

Pada pengembangan penyidikan 16 Oktober 2025, KPK mengungkap adanya indikasi kuat bahwa identitas pegawai harian lepas digunakan untuk mencairkan anggaran pengadaan yang tidak pernah direalisasikan.

Modus tersebut diduga menjadi inti terjadinya pengadaan fiktif di proyek-proyek EPC PT PP.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Angkutan Batu Bara KAI Logistik Tembus 936 Ribu Ton

JCCNetwork.id-KAI Logistik mencatat peningkatan signifikan pada layanan penanganan batu bara melalui KALOG Pro sepanjang triwulan II 2026. Volume angkutan batu bara pada April 2026 mencapai...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER