JCCNetwork.id- Anthony Sinisuka Ginting, pebulutangkis Indonesia, baru-baru ini mengungkapkan bagaimana semangat dari buku “Menembus Garis Batas” karya Greysia Polii mempengaruhinya. Keberhasilannya lolos ke Olimpiade Paris 2024 merupakan salah satu buktinya.
Anthony Ginting menyampaikan perasaannya saat menghadiri peluncuran buku “Menembus Garis Batas” di kawasan Thamrin pada Sabtu, 26 Juni 2024. Dalam acara tersebut, ia hadir bersama tunangannya, Mitzi Abigail. Ginting merasa senang dan terinspirasi oleh perjalanan karier Greysia Polii yang dituangkan dalam bukunya.
“Ikut senang karena sedikit tahu juga lah perjuangan dari Kak Greys sendiri. Kami juga sempat sama-sama di Pelatnas, sejak saya masuk 2013 sampai setelah dia terakhir pertandingan di Olimpiade Tokyo 2020/2021,” kata Ginting.
“Ya kenal cukup lumayan dekat juga. Sempat sharing segala macem juga dan ya enggak sabar juga buat baca bukunya. Pastinya juga inspiratif dan relate dengan kehidupan saya pribadi sebagai seorang atlet. Jadi senang sih dengan apa yang sudah Kak Greys capai sampai hari ini,” tuturnya.
Ginting menegaskan bahwa Greysia adalah salah satu atlet yang sangat memotivasinya, terutama dalam persiapannya menuju Olimpiade Paris 2024. Ia terkesan dengan bagaimana Greysia berhasil mencapai puncak kariernya, meskipun awalnya tidak diunggulkan.
Ginting juga mencatat bahwa Greysia telah memberinya banyak wawasan hidup yang berharga.
“Iya itu dia. Pencapaian-pencapaian Kak Greys yang sudah dicapai sampai sekarang. Ya tahu juga lah di balik layarnya seperti apa meskipun enggak secara langsung. At least tahu juga perjuangan dia selama…mungkin enggak setiap hari tapi sempat lah melirik-lirik sedikit juga kerja kerasnya, jatuh bangunnya. Dari yang mungkin enggak dipertimbangkan, enggak diperhitungkan tapi malah hasilnya jadi yang paling membanggakan,” ungkap Ginting.
Meskipun mereka tidak sering berbicara, Ginting merasa bahwa setiap percakapan dengan Greysia selalu memberikan pelajaran yang berarti.
“Sebenarnya enggak banyak ngobrol juga sih. Tapi terakhir-terakhir kan mulai sempet dekat lah sedikit. Sempat sharing juga beberapa hal juga, sempat saya tanya Kak Greys dan ya kita juga kebetulan dari gereja yang sama juga jadi kenalnya lumayan dekat juga semenjak kami gereja bareng,” ujarnya.
“Jadi banyak insight yang dia sempet kasih dan itu dia bukan cuma sembarang insight ya tapi dia kasih juga beberapa nilai-nilai hidup yang mungkin dia sempat alami juga,” tuturnya.
“Makanya itu tadi saya sempat excited juga buat baca dan ya kita lihat lah isinya kayak bagaimana. Enggak sabar juga buat baca dan semoga apa yang Kak Greys tuangkan dalam buku bisa memotivasi saya lebih lagi buat beberapa minggu lagi jelang Olimpiade,” kata dia.
“Terutama soal fokusnya saja sih. Dari yang mungkin tidak diunggulkan, enggak diharapkan, tapi dia bisa menjadi satu-satunya yang paling baik waktu itu. Jadi tidak ada yang tidak mungkin. Itu sih yang saya tanamkan juga ke diri saya pribadi. Memang waktu perjalanan dia sampai olimpiade juara enggak setiap hari lihat, tapi yang saya lihat dari perjuangan dia sehari-hari di lapangan, saat latihan, itu yang saya tanamkan ke diri saya,” kata Anthony Sinisuka Ginting.



