Tolak Hasil Pemilu Menentang Kehendak Rakyat, Demokrasi & Konstitusi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi mengatakan bahwa tuduhan pemilu curang dan penolakan terhadap hasil pemilu sama saja dengan menentang kehendak rakyat yang dijamin oleh konstitusi.

Sebab, pemilu merupakan perwujudan demokrasi. Di negara demokrasi seperti Indonesia, rakyat adalah pemegang kedaulatan sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat 2 UUD 1945.

- Advertisement -

“Tuduhan pemilu curang dan penolakan terhadap hasil pemilu sama saja dengan melawan kehendak rakyat, melawan demokrasi dan melawan konstitusi. Siapapun yang melawan kehendak rakyat akan berhadapan dengan rakyat itu sendiri,” kata R Haidar Alwi, Minggu (25/2/2024).

Apalagi berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI), tingkat kepuasan publik terhadap penyelenggaran pemilu mencapai 83,6 persen dan sebanyak 76,4 persen menyatakan pemilu telah berlangsung jurdil.

“Artinya, upaya-upaya mendelegitimasi pemilu dengan berbagai narasi baik menjelang maupun sesudah pemilu bukanlah kehendak mayoritas rakyat Indonesia, melainkan keinginan segelintir elit politik yang haus kekuasaan,” jelas R Haidar Alwi.

- Advertisement -

Oleh karena itu, ia mengingatkan sebaiknya partai politik tidak menentang kehendak rakyat yang mayoritas mengaku puas dan percaya pemilu telah berlangsung jurdil. Karena sikap menerima dan menghormati hasil pemilu menunjukkan bahwa apa yang diperjuangkan partai politik memang untuk kepentingan rakyat.

“Sebaliknya jika partai politik tidak menerima dan menghormati hasil pemilu menunjukkan bahwa partai tersebut bukan berjuang untuk kepentingan rakyat,” pungkas R Haidar Alwi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Danantara DSI Umumkan Jajaran Pimpinan

JCCNetwork.id- PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) resmi mengumumkan susunan Dewan Komisaris dan Direksi yang akan menjalankan mandat penguatan tata kelola ekspor komoditas sumber daya...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Begini Pengakuan Anggota DPR di Hadapan Ustaz Latif #shorts #trending
01:41
Video thumbnail
Ada Apa di Balik Demo 27 Agustus, Kapolri Soroti Penumpang Gelap
08:14
Video thumbnail
Prabowo Angkat Topi untuk Kiai Kampung: Tak Pernah Masuk TV, Tapi Tiap Hari Jaga Rakyat
08:23
Video thumbnail
Bikin Suasana Cair! KDM Sebut Jawa Barat Punya Gubernur dan Wali Kota Konten
06:26
Video thumbnail
Dukungan Ulama Bikin DPR Terharu Ditegah Kebut Tuntaskan RUU Perampasan
14:11
Video thumbnail
Panglima Jilah Ungkap Tradisi Berladang Orang Dayak Sejak Ribuan Tahun, Dulu Tak Ada Seperti Ini
05:30
Video thumbnail
Sejumlah Catatan Majelis Arah Indonesia Terkait RUU Perampasan Aset
13:15
Video thumbnail
Wamenhan Bebarkan Fakta, Kapal Perang Dibeli Rp370 Miliar Kini Dilelang Rp2 Miliar
08:13
Video thumbnail
Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Ormas Dalam Kericuhan Demo DPR
11:11
Video thumbnail
Sisa Kuota Pelanggan Tak Bisa Hangus Lagi #shorts #trending
02:07
Video thumbnail
Operator Internet Jangan Macam Macam, Sisa Kuota Tak Boleh Dihapus dan Dilarang Ada Biaya Tambahan
04:04
Video thumbnail
Ada Pesan Khusus Panglima Jilah ke Prabowo Soal Karhutla di Kalbar?
05:07
Video thumbnail
Dokter Spesialis Bertugas di Daerah Tertinggal Diguyur Insentif Rp30 Juta
10:37
Video thumbnail
Kapolri Blak-blakan soal Demo 27 Agustus: Ada yang Menumpangi
09:36
Video thumbnail
4 Jenis Harta Koruptor Bisa Dirampas Negara, Apa Saja?
10:07
Video thumbnail
Kapolri Tegaskan Jika Ada Kriminalisasi Buruh, Propam Langsung Turun
09:46
Video thumbnail
Bikin Geleng Kepala! Yusril Sebut Perputaran Duit Judol Indonesia Rp86,82 T
08:44
Video thumbnail
Prabowo Kagum! Lagu Syubbanul Wathon Disebut Pancarkan Semangat Cinta Tanah Air
08:40
Video thumbnail
Bikin Tertawa! Guyon Kapolri Listyo Kerja Optimal, Jadi Tak Perlu Saya Pimpin Demo
08:15
Video thumbnail
Harus Miskin dan Menderita Dulu Baru Bisa Terima Bantuan Iuran BPJS?
10:33

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER