Kemarau Panjang Picu Karhutla di Tiga Provinsi Sulawesi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih membayangi sejumlah wilayah di Pulau Sulawesi di tengah kondisi cuaca kering. Tiga provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat, dilaporkan mengalami kebakaran dengan tingkat dampak yang berbeda.

Sulawesi Barat menjadi daerah yang mendapat perhatian paling serius karena jumlah titik panas yang terpantau mencapai ribuan. Kondisi tersebut diperparah oleh kemarau panjang yang membuat vegetasi dan lahan menjadi lebih mudah terbakar.

- Advertisement -

Di Sulawesi Utara, kebakaran terjadi di Kabupaten Minahasa dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai lima hektare. Sejumlah lokasi yang sempat dilanda kebakaran berada di Kelurahan Tukap, Kecamatan Kombi, Kelurahan Toulour, Kecamatan Tondano, serta Kelurahan Sumalangka, Kecamatan Tondano Barat.

Petugas gabungan melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan pada Kamis (27/8). Kendati kobaran api telah berhasil dikendalikan, kondisi lahan yang masih kering membuat potensi munculnya kembali titik api tetap menjadi perhatian.

Pemantauan terhadap kawasan yang sebelumnya terbakar terus dilakukan. Patroli juga ditingkatkan pada lokasi yang dinilai memiliki kerawanan tinggi untuk mengantisipasi api kembali muncul dan menyebar ke area yang lebih luas.

- Advertisement -

Sementara itu, kebakaran lahan juga terjadi di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Area yang terbakar diperkirakan mencapai tiga hektare dan berada di Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Rilau, di sekitar kawasan SMA Negeri 3 Barru.

Berdasarkan hasil kaji cepat, kebakaran di lokasi tersebut telah berlangsung sejak sekitar dua hari sebelum laporan terbaru diterima. Api sempat berhasil dikendalikan, tetapi kembali muncul setelah menemukan material yang mudah terbakar sehingga kobaran menjalar ke area di sekitarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Selatan, Amson Padolo, mengatakan penanganan masih dilakukan oleh unsur terkait. Upaya pemadaman dan pemantauan terus berjalan untuk memastikan api tidak meluas.

“Hingga pemantauan dan upaya pemadaman terakhir, kebakaran masih dalam proses penanganan oleh unsur terkait,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo, Jumat (28/8).

Berbeda dengan Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan, situasi di Sulawesi Barat memiliki cakupan yang jauh lebih luas. Sedikitnya 3.000 titik panas terpantau tersebar di berbagai wilayah provinsi tersebut selama periode kemarau.

Selain ribuan hotspot, tercatat sebanyak 155 kejadian kebakaran yang berdampak pada kawasan hutan hingga wilayah permukiman warga. Kondisi ini menunjukkan bahwa ancaman karhutla tidak hanya terjadi di kawasan vegetasi atau lahan terbuka, tetapi juga berpotensi mendekati area tempat tinggal masyarakat.

Kemarau panjang menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kerawanan kebakaran. Kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menyebar, terutama apabila terdapat sumber pembakaran terbuka dan material yang mudah terbakar.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama pemerintah di enam kabupaten telah mengambil langkah penanganan dengan mendirikan posko di sejumlah wilayah yang dinilai rawan. Posko tersebut disiapkan untuk mempercepat koordinasi serta respons apabila kebakaran terjadi.

Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menilai penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah dan petugas. Pencegahan di tingkat masyarakat menjadi faktor penting untuk menekan bertambahnya kejadian kebakaran.

Suhardi secara khusus meminta petani dan pekebun tidak menggunakan cara membakar untuk membersihkan maupun membuka lahan. Praktik tersebut dinilai berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan ketika kondisi lahan sedang kering.

“Saya berharap supaya kita mencegah, jangan melakukan pembakaran dalam bentuk alasan apapun. Itu tentunya kita berharap bahwa Sulawesi Barat ini bisa terhindar dari kebakaran yang semakin meluas,” tegas Suhardi Duka.

Pemerintah daerah juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan asap atau indikasi titik api di sekitar wilayahnya. Deteksi dan penanganan sejak dini diperlukan agar kebakaran tidak berkembang menjadi kejadian yang lebih besar.

Dengan kondisi kemarau yang masih berlangsung, kewaspadaan terhadap karhutla di sejumlah wilayah Sulawesi menjadi perhatian utama. Pengawasan kawasan rawan, patroli, kesiapsiagaan petugas, serta partisipasi masyarakat terus diperlukan untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Timnas Putri U-17 Lolos Piala Asia 2027

JCCNetwork.id- Timnas Putri Indonesia U-17 memastikan langkah ke putaran final Piala Asia U-17 2027 setelah tampil sempurna sepanjang fase kualifikasi Grup B. Garuda Pertiwi...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KDM Bikin Ngakak, Tak Sebut Ulang Hadirin, Takut Semua Jadi Menteri
08:32
Video thumbnail
Kelakar Bahlil di Trade Expo 2026, Bacakan Sambutan Prabowo Tak Boleh Kurang atau Lebih
09:44
Video thumbnail
Blak-blakan Mentan Amran Puji Tito Karnavian, Noordin M Top Saja Bisa Diselesaikan #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Di Hadapan Hakim, Febrie Tegaskan Pemberantasan Korupsi Adalah Pengabdian
35:35
Video thumbnail
Mentan Amran Puji Tito Karnavian: Noordin M Top Saja Bisa Diselesaikan, Apalagi Mafia Kecil
08:32
Video thumbnail
Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berlanjut, Aji Cahyono Jadi Tersangka #shorts #trending
02:22
Video thumbnail
KDM Ungkap Pengalaman Diteror, Rumdin Dilempari hingga Dikejar 25 Orang Berpedang
08:55
Video thumbnail
Lawan Karhutla, Prabowo Kucurkan Rp2 Miliar untuk 200 Titik Bor #shorts #trending
01:56
Video thumbnail
Lawan Karhutla, Prabowo Kucurkan Rp2 Miliar untuk 200 Titik Bor
08:46
Video thumbnail
SBY: Gagal Bertransformasi, Indonesia Emas 2045 Bisa Menjadi Ilusi #shorts #trending
01:43
Video thumbnail
SBY: Gagal Bertransformasi, Indonesia Emas 2045 Bisa Menjadi Ilusi
08:44
Video thumbnail
Kondisi Udara di Palangka Raya Mengkhawatirkan #shorts #trending
00:43
Video thumbnail
Yusril Buka Suara soal Zakat dan Pajak, Peringatkan Dampak Jika Negara Terlalu Jauh Ikut Campur
15:45
Video thumbnail
Menlu Arrmanatha Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Palestina Tak Pernah Berubah #shorts #trending
01:14
Video thumbnail
Gibran Dorong Pariwisata Indonesia Naik Kelas Lewat Teknologi dan Inovasi #shorts #trending
01:29
Video thumbnail
Tak Berubah, Menlu Arrmanatha Nasir Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Palestina
09:40
Video thumbnail
Detik-Detik DPRD Malut Desak Gubernur Sherly Evaluasi Besar-Besaran Bawahan soal Anggaran
08:06
Video thumbnail
Disambut Tawa, SBY Guyon di Unpad: Bapak Baru Sekali, Saya 10 Tahun Diunjuk Rasa
09:03
Video thumbnail
Dapat Laporan Karhutla Tinggal 639 Hektare, Begini Respons Prabowo #shorts #trending
01:32
Video thumbnail
KH Marzuki Mustamar Batal Umrah Gegara Dicekal Masuk Arab Saudi #shorts #trending
01:38

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

BGN Uji MBG Sistem Prasmanan

Wajib Halal Berlaku 18 Oktober

Atletico Madrid Tekuk MU 2-0

Rumah di Pegangsaan Dua Dilalap Api

Perpres Ojol Resmi Terbit