JCCNetwork.id – Calon Wakil Presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, bersama dengan calon Presiden Anies Baswedan, mengumumkan langkah strategis dalam mendukung generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.
Muhaimin mengungkapkan bahwa pihaknya telah menghitung anggaran sebesar Rp150 triliun untuk memperkuat keterlibatan kaum muda dalam berbagai aspek, mulai dari skill, pendidikan, bisnis, hingga pangan.
“Sebetulnya, untuk kaum muda ini, mulai dari skill, sekolah, bisnis, bekerja, makan, satu kesatuan; kami hitung Rp150 triliun,” kata Muhaimin, Rabu (3/1/2023).
Menurut Muhaimin, langkah ini bertujuan untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap pertanian, dengan harapan bahwa semakin banyak anak muda yang tertarik untuk bertani, maka produksi pertanian dalam negeri akan mengalami peningkatan kualitas dan jumlah.
“Kalau pertanian produktif, petani untung, kaum muda juga mau bertani, semakin banyak produksi yang berkualitas. Kita tidak akan mengandalkan impor lagi. Impor kita harus dihentikan, syukur-syukur sampai kita betul-betul mandiri di bidang pangan,” ucapnya.
Dalam buku visi dan misi pasangan Anies-Muhaimin, mereka berkomitmen untuk mewujudkan kemandirian pangan dengan cara meminimalkan kegiatan impor serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui sistem pertanian kontrak (contract farming). Harapannya, langkah ini tidak hanya akan membuat Indonesia terbebas dari ketergantungan impor, tetapi juga akan menciptakan kemandirian pangan secara menyeluruh.



