Kompolnas Ingatkan Polri Perbaiki Komunikasi dengan Masyarakat, Meski 87,8 Persen Puas dengan Kinerja

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti, mengingatkan jajaran Polri untuk memperbaiki komunikasi dengan masyarakat yang datang mengadu atau melapor. Poengky menekankan pentingnya mempercepat pelayanan dan memperbaiki komunikasi agar dapat menumbuhkan kepercayaan publik yang lebih banyak.

“Memang masih ada juga 16,8 persen responden yang lebih suka mengadukan viral melalui media sosial, hal ini harus menjadi perhatian serius bagi Polri agar mempercepat pelayanan serta memperbaiki komunikasi dengan para pengadu,” kata Poengky, dikutip Rabu (27/12/2023).

- Advertisement -

Menurutnya, pemperbaikan komunikasi antara pengadu dan penyidik dapat menghindari munculnya ketidakpercayaan masyarakat terhadap keberhasilan penanganan kasus.

“Dengan komunikasi yang baik serta tertib administrasi penyidikan yang baik, maka kepercayaan masyarakat pasti akan makin meningkat,” katanya.

Kompolnas, kata Poengky, menyambut baik hasil survei Litbang Kompas yang merilis bahwa 87,8 persen masyarakat puas dengan kinerja Polri. Hal ini sebagai prestasi terbaik Polri terkait dengan peningkatan kepuasan publik.

- Advertisement -

“Kami berharap hasil survei ini tidak menjadikan anggota Polri jumawa, melainkan terus terpacu untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Survei kepuasan publik mengenai kinerja Polri mencakup aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), dengan nilai tertinggi mencapai 89 persen responden puas. Poengky menyatakan bahwa meningkatnya kamtibmas akan berdampak positif pada rasa aman masyarakat, mendukung kesejahteraan, dan mendorong produktivitas.

“Tindakan preventif dan preemtif untuk dapat menjaga harkamtibmas lebih baik harus terus menerus dilakukan seluruh anggota Polri guna mencegah kejahatan,” ujarnya.

Poengky menambahkan bahwa modernisasi anggota Polri di lapangan, khususnya dalam penegakan hukum, harus segera dilakukan. Langkah-langkah tersebut mencakup pelengkapan anggota dengan body camera dan dashboard camera untuk meningkatkan akuntabilitas serta mencegah tindakan yang dapat merusak nama baik institusi Polri

“Modernisasi tersebut juga mencegah anggota melakukan tindakan-tindakan transaksional yang berdampak pada turunnya kepercayaan masyarakat kepada Polri,” pungkas Poengky.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kekeringan Melanda, BPBD Jepara Distribusikan Air Bersih

JCCNetwork.id- Dampak musim kemarau mulai dirasakan warga di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Sedikitnya 870 kepala keluarga (KK) di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, mengalami kesulitan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER