JCCNetwork.id- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata, menyikapi pernyataan Megawati Soekarnoputri mengenai pembubaran KPK. Baginya itu sebagai ekspresi keprihatinan terkait kondisi saat ini.
“Barangkali Bu Mega itu prihatin sudah 20 tahun KPK berdiri kenapa korupsi masih terjadi. Bahkan, kalau dilihat dari indeks persepsi korupsi, malah turun,” kata Alex dikutip hari ini.
Ia juga menekankan, pentingnya peran masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi. Pasalnya penanganan korupsi tidak dapat dilakukan semata-mata oleh KPK, melainkan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat sesuai dengan ketentuan undang-undang yang mengatur tugas KPK
“Kalau menyangkut keprihatinan, loh saya di sini (KPK) delapan tahun, prihatin juga saya. Saya, sekali lagi, tentu kira tidak bisa hanya mengandalkan KPK. Sangat tidak mungkin upaya pemberantasan korupsi hanya diserahkan kepada KPK, jelas di dalam undang-undang KPK itu melakukan tugas itu dengan melibatkan seluruh elemen bangsa,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memberikan klarifikasi terkait penyajian berita oleh beberapa media mengenai pernyataan Megawati Soekarnoputri mengenai pembubaran KPK. Hasto mengklarifikasi bahwa pemahaman media yang menyatakan Megawati meminta Presiden Joko Widodo membubarkan KPK adalah keliru.
“Itu dipelintir. Maksud Bu Mega, beliau yang mendirikan KPK, (tapi korupsi) masih jadi persoalan pokok,” ucap Hasto.



