JCCNetwork.id- Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan keprihatinannya terkait tingkat polusi udara yang mencapai tingkat kritis di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama polusi ini adalah emisi yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara.
“Sekarang di Jakarta salah satu polusi udara terjelek di dunia karena PLTU batu bara kita,” kata Bahlil dalam Penutupan Orientasi Diponegoro Muda di Universitas Diponegoro, Semarang, dikutip Minggu (20/8/2023).
Selain PLTU berbahan bakar batu bara, Bahlil juga menyoroti kontribusi emisi dari kendaraan bermotor sebagai faktor penting dalam perburukan kualitas udara. Oleh karena itu, ia dengan tegas mendorong semua pihak untuk beralih menggunakan kendaraan listrik (EV).
Bahlil berpendapat bahwa dunia saat ini sedang mengalami perubahan signifikan dalam hal energi dan lingkungan.
Ia menyatakan bahwa Indonesia harus segera mempersiapkan diri dalam mengembangkan ekosistem energi dan industri berkelanjutan.
“Ke depan, semua orang pakai mobil listrik. Oleh karena itu, mobil baterai listrik dan Indonesia kita dorong sebagai salah satu negara produsen ekosistem baterai (dan) mobil (listrik) terbesar di dunia,” tutupnya.























