JCCNetwork.id-Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menginstruksikan Perumda Pasar Jaya untuk meningkatkan kebersihan dan kerapian pasar-pasar di ibu kota. Instruksi ini disampaikan menyusul sorotan terhadap penumpukan sampah yang sempat terjadi di kawasan Kramat Jati.
“Saya sudah meminta kepada Bapak Dirut (Pasar Jaya) mudah-mudahan semua pasar ini bisa betul-betul menjadi lebih bersih, lebih rapi, dan masyarakat bisa menikmati itu,” ujar Pramono di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).
Dalam keterangannya di Kemayoran, Senin (6/4/2026), Pramono meminta agar pengelolaan pasar dilakukan secara lebih optimal sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan nyaman.
“Saya sudah meminta kepada Dirut Pasar Jaya untuk segera yang di Kramat Jati diselesaikan,” ujar Pramono.
Ia juga menegaskan penanganan persoalan sampah di Kramat Jati harus segera diselesaikan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat saat ini terdapat 153 pasar yang dikelola.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, Pemprov berencana melakukan revitalisasi bertahap terhadap sejumlah pasar.
Sebagai bagian dari program tersebut, pada hari yang sama dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Gardu Asem dan Pasar Kramat Jaya.
Kedua pasar ini akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, termasuk tempat pembuangan sampah sementara guna mendukung pengelolaan kebersihan.
Pemprov menargetkan pembangunan Pasar Kramat Jaya rampung dalam delapan bulan atau pada Januari 2027, sementara Pasar Gardu Asem ditargetkan selesai dalam 11 bulan atau Maret 2027.
Pemerintah berharap revitalisasi ini dapat menjadikan pasar-pasar di Jakarta sebagai percontohan bagi daerah lain.



