Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak 9 Persen

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Dikabarkan bahwa Iran menutup Selat Hormuz di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat (AS). Harga minyak mentah dunia pun langsungbmelonjak tajam lebih dari 8 persen pada perdagangan Senin (2/3/2026).

Mengutip laporan CNBC, Selasa (3/3/2026), harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup melonjak 8,4 persen atau naik USD 5,72 menjadi USD 72,74 per barel.

- Advertisement -

Kenaikan berlanjut setelah penutupan resmi perdagangan, menyusul munculnya pernyataan pejabat Iran yang menyebut Selat Hormuz telah ditutup.

Sementara itu, minyak mentah Brent sebagai acuan global melonjak 9 persen atau naik USD 6,65 menjadi USD 79,45 per barel.

Dalam sesi perdagangan, harga bahkan sempat melesat lebih dari 12 persen sebelum terkoreksi dari level tertinggi harian.

- Advertisement -

Lonjakan harga terjadi setelah salah satu kantor berita internasional melaporkan pernyataan komandan Garda Revolusi Iran yang menegaskan bahwa Selat Hormuz telah ditutup dan pihaknya akan menyerang kapal mana pun yang mencoba melintas.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang menjadi pintu keluar utama ekspor minyak dari kawasan Teluk.

Eskalasi memuncak setelah gelombang serangan udara besar-besaran yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir pekan dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat senior lainnya. Hingga kini belum ada kejelasan mengenai suksesi kepemimpinan di Teheran.

Ketidakpastian tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar, mengingat Iran merupakan produsen minyak terbesar keempat di Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Respons harga minyak dalam beberapa hari ke depan dinilai sangat bergantung pada sejauh mana gangguan lalu lintas kapal di Selat Hormuz berlangsung dan bentuk pembalasan Iran terhadap serangan tersebut.

Analis UBS yang dipimpin Henri Patricot menyatakan, percepatan pemulihan arus pelayaran di Hormuz serta skala retaliasi Iran akan menjadi faktor kunci penentu arah harga minyak dalam waktu dekat.

Di Washington, Presiden AS Donald Trump menyatakan operasi militer akan terus berlanjut hingga seluruh tujuan Amerika tercapai, namun tetap membuka peluang dialog.

Dalam wawancara dengan The Atlantic, Trump mengatakan telah menyetujui pembicaraan dengan pihak Iran. Trump juga menyebut operasi militer AS di Iran berjalan lebih cepat dari jadwal.

Sebaliknya, pejabat keamanan Iran, Ali Larijani, menolak kemungkinan perundingan dengan Washington.

Melalui media sosial, ia menegaskan Iran tidak akan bernegosiasi dengan AS dan menilai serangan gabungan AS-Israel telah menyeret kawasan ke dalam konflik yang tidak perlu.

 

Sementara itu, lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz dilaporkan terhenti karena perusahaan pelayaran mengambil langkah antisipatif.

Konsultan energi Rystad Energy menyebut untuk sementara tidak ada kapal yang melintas. Analis Kpler, Matt Smith, mengatakan kapal-kapal tanker memilih menahan diri akibat tingginya risiko keamanan.

Data Kpler menunjukkan lebih dari 14 juta barel minyak per hari melintasi Selat Hormuz sepanjang 2025, setara sekitar sepertiga total ekspor minyak via laut dunia.

Sekitar 75 persen pengiriman tersebut ditujukan ke negara-negara Asia seperti China, India, Jepang, dan Korea Selatan.

 

Sejumlah analis memperkirakan harga minyak berpotensi melonjak lebih tinggi apabila situasi keamanan memburuk.

Barclays memproyeksikan harga Brent dapat menembus USD 100 per barel, sementara UBS menilai harga spot berpotensi melampaui USD 120 per barel jika terjadi gangguan pasokan signifikan. Analis Barclays, Amarpreet Singh, menyatakan ketidakpastian masih sangat tinggi dan pasar minyak kini menghadapi skenario terburuk. Ia menilai dampak potensial terhadap pasar energi global sulit untuk diremehkan.

Di sisi lain, produksi dan ekspor minyak Iran juga terancam menurun akibat ketidakpastian politik domestik, potensi gejolak internal, serta kemungkinan aksi mogok di wilayah produksi dan pelabuhan. Saat ini, Iran memproduksi sekitar 3,3 juta barel minyak per hari.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ojol Tewas dalam Kecelakaan Palmerah

JCCNetwork.id-Kecelakaan beruntun terjadi di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (8/10/2026) dini hari.Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil dan sejumlah kendaraan hingga menyebabkan satu pengendara ojek...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
SPPG Jangan Jalan Sendiri-Sendiri Namun Libatkan Petani dan UMKM Lokal Dalam MBG #shorts #trending
00:35
Video thumbnail
JPPI Minta Program MBG Libatkan Petani dan UMKM Lokal
38:16
Video thumbnail
Harga Telur Turun, Mentan Amran Gercep Minta BGN Segera Serap Hasil Peternak
09:24
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina #shorts #trending
00:41
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina, Indonesia Siap Turun Tangan Bantu Bangun Kembali Gaza
08:05
Video thumbnail
Mentan Amran Serius Urus Jagung Peternak, Sampai Disuruh Nginap di Bulog
08:43
Video thumbnail
Satu Suara, Prabowo-El-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Israel #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Satu Suara, Prabowo-El-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Israel
08:46
Video thumbnail
Detik-Detik Arsul Sani Berkelakar di Sidang MK: Sekolah Tidak, Ijazah Ada #shorts #trending
01:06
Video thumbnail
Monen Celetukan Arsul Sani di Sidang MK, Singgung Sarjana Tanpa Ijazah SMA
09:54
Video thumbnail
Mentan Amran Minta Asosiasi Peternak Sampaikan Keluhan Langsung, Tak Perlu Demo di Jalan
11:38
Video thumbnail
Prabowo Pasang Badan untuk Peternak, Mentan Amran Diperintahkan Ini
08:51
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina
08:22
Video thumbnail
Detik Detik Iring Iringan Presiden Mesir Disambut Prabowo #shorts #trending
01:23
Video thumbnail
Momen Kedatangan Presiden Mesir di Indonesia, Iring-Iringan Kendaraan Bikin Melongo
08:25
Video thumbnail
Detik-Detik Komisi III DPR Cecar Kapolres soal Dugaan Pengrusakan Kuburan #shorts #trending
02:49
Video thumbnail
Denny Indrayana Sebut Jalur MK Jadi Cara Cepat dan Mudah Berhentikan Gibran
11:20
Video thumbnail
Bedah Putusan MK soal Ijazah Gibran, Denny Indrayana Sebut Hakim Terbagi Dua Kelompok
13:42
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa Berat dengan Hasil Gugatan Ijazah Gi
09:09
Video thumbnail
Mentan Amran Geram Pegawai Ketahuan Merokok saat Jam Kerja, Panggil Atasanmu
11:05

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER