Harga Pangan Kembali Naik

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Harga sejumlah bahan pangan di pasar nasional mengalami kenaikan tajam pada awal pekan. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia yang dipantau pada Senin (31/8/2026) pukul 08.30 WIB, kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai merah keriting.

Harga cabai merah keriting tercatat mencapai Rp110.000 per kilogram, atau melonjak 113,18 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan tersebut menjadi salah satu perubahan harga terbesar dalam pemantauan komoditas pangan nasional.

- Advertisement -

Lonjakan harga juga terjadi pada kelompok bumbu dapur. Bawang merah tercatat naik 54,64 persen menjadi Rp60.000 per kilogram. Sementara itu, harga bawang putih meningkat 50 persen dan berada di level yang sama, yakni Rp60.000 per kilogram.

Pergerakan harga beras turut menunjukkan kenaikan pada berbagai kelas kualitas. Beras kualitas bawah I naik 14,48 persen menjadi Rp17.000 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II meningkat 16,04 persen menjadi Rp17.000 per kilogram.

Pada kategori beras medium, harga beras medium I naik 15,15 persen menjadi Rp19.000 per kilogram. Beras medium II juga mengalami kenaikan sebesar 7,36 persen, sehingga harganya mencapai Rp17.500 per kilogram.

- Advertisement -

Kenaikan turut tercatat pada beras kualitas super. Beras super I naik 9,56 persen menjadi Rp19.500 per kilogram, sedangkan beras super II meningkat 7,25 persen menjadi Rp18.500 per kilogram.

Harga Cabai Bergerak Beragam
Perubahan harga tidak terjadi secara seragam pada seluruh jenis cabai. Cabai merah besar tercatat naik 1,83 persen menjadi Rp50.000 per kilogram.

Kenaikan lebih tinggi terjadi pada cabai rawit merah. Komoditas tersebut naik 38,6 persen hingga mencapai Rp100.000 per kilogram.

Sebaliknya, harga cabai rawit hijau justru mengalami penurunan. Berdasarkan data PIHPS, komoditas tersebut turun 13,57 persen menjadi Rp50.000 per kilogram.

Perbedaan arah pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa perubahan harga komoditas hortikultura berlangsung tidak seragam pada periode pemantauan yang sama.

Daging, Gula, dan Telur Ikut Naik
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas protein hewani. Harga daging ayam ras tercatat naik 18,34 persen menjadi Rp50.000 per kilogram.

Daging sapi mengalami peningkatan lebih tinggi. Harga daging sapi kualitas I naik 31,84 persen menjadi Rp200.000 per kilogram. Sementara daging sapi kualitas II meningkat 40,2 persen dengan harga yang juga mencapai Rp200.000 per kilogram.

Komoditas gula pasir turut mengalami kenaikan. Gula pasir premium naik 23,15 persen menjadi Rp25.000 per kilogram. Adapun gula pasir lokal meningkat 5,26 persen menjadi Rp20.000 per kilogram.

Kenaikan cukup besar juga tercatat pada harga telur ayam ras segar. Komoditas tersebut naik 28,21 persen dan mencapai Rp37.500 per kilogram.

Minyak Goreng Berbeda Arah
Di tengah mayoritas komoditas yang mengalami kenaikan, pergerakan harga minyak goreng menunjukkan kondisi berbeda.

Harga minyak goreng curah justru turun 2,2 persen menjadi Rp20.000 per liter. Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan minyak goreng kemasan.

Minyak goreng kemasan bermerek I tercatat naik 31,69 persen menjadi Rp32.000 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek II meningkat 6,61 persen menjadi Rp25.000 per liter.

Data PIHPS Bank Indonesia tersebut menggambarkan adanya tekanan kenaikan pada sejumlah komoditas pangan strategis, terutama kelompok cabai, bawang, beras, daging, gula, dan telur.

Dengan cabai merah keriting menembus Rp110.000 per kilogram dan cabai rawit merah mencapai Rp100.000 per kilogram, komoditas hortikultura menjadi salah satu kelompok yang mengalami perubahan harga paling tajam dalam pemantauan harga pangan nasional pada Senin pagi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Karhutla Semeru Meluas, 160 Hektare Terdampak

JCCNetwork.id- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus ditangani tim gabungan pada Sabtu...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Bicara Filosofi, Jokowi Singgung Kekuasaan, Jangan Dipakai untuk Menjatuhkan Orang
09:30
Video thumbnail
Jokowi Sampaikan 3 Filosofi Jawa di Maulid Nabi, Ini Pesan Mendalamnya
13:55
Video thumbnail
Reaksi Menkeu Purbaya Soal PIP KIP Masuk Dua Pos
08:41
Video thumbnail
3 Tantangan Besar Merumumus RUU Perampasan Aset
08:12
Video thumbnail
DPR Usul Ulama Ikut Awasi Pengelolaan Aset Negara
14:10
Video thumbnail
DPR Puji Tausiyah Menyejukkan Hati, Ustaz Latif Balas dengan Sikap Hormat
13:54
Video thumbnail
Purbaya Dicecar Banggar DPR, Siapa yang Nikmati Pertumbuhan Ekonomi?
16:19
Video thumbnail
Bikin Suasana Cair! KASAD Maruli Sapa KDM di Tengah Pidato:Saya Kenal Cuma Pak KDM
08:13
Video thumbnail
Terungkap! 4 Jenis Harta Koruptor yang Bisa Dirampas Negara
10:06
Video thumbnail
DPR Cecar Calon Deputi Gubernur BI, Soroti Upaya Jaga Independensi Bank Sentral
08:06
Video thumbnail
Begini Pengakuan Anggota DPR di Hadapan Ustaz Latif #shorts #trending
01:41
Video thumbnail
Ada Apa di Balik Demo 27 Agustus, Kapolri Soroti Penumpang Gelap
08:14
Video thumbnail
Prabowo Angkat Topi untuk Kiai Kampung: Tak Pernah Masuk TV, Tapi Tiap Hari Jaga Rakyat
08:23
Video thumbnail
Bikin Suasana Cair! KDM Sebut Jawa Barat Punya Gubernur dan Wali Kota Konten
06:26
Video thumbnail
Dukungan Ulama Bikin DPR Terharu Ditegah Kebut Tuntaskan RUU Perampasan
14:11
Video thumbnail
Panglima Jilah Ungkap Tradisi Berladang Orang Dayak Sejak Ribuan Tahun, Dulu Tak Ada Seperti Ini
05:30
Video thumbnail
Sejumlah Catatan Majelis Arah Indonesia Terkait RUU Perampasan Aset
13:15
Video thumbnail
Wamenhan Bebarkan Fakta, Kapal Perang Dibeli Rp370 Miliar Kini Dilelang Rp2 Miliar
08:13
Video thumbnail
Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Ormas Dalam Kericuhan Demo DPR
11:11
Video thumbnail
Sisa Kuota Pelanggan Tak Bisa Hangus Lagi #shorts #trending
02:07

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER