JCCNetwork.id- Ketua DPP PDIP, Adian Napitupulu, angkat bicara terkait dugaan teror terhadap Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, setelah menyampaikan kritik kepada pemerintah. Baginya, praktik teror terhadap pengkritik pemerintah sudah tidak relevan di era demokrasi saat ini.
“Teror itu sudah enggak laku ya, sudah bukan zamannya. Itu zaman dulu,” tegas Adian di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).
Adian menyatakan kritik seharusnya dijawab dengan argumentasi, bukan intimidasi. Ia mengajak semua pihak untuk mengedepankan dialog terbuka dan adu gagasan secara beradab, sehingga rakyat dapat menilai sendiri setiap pandangan yang disampaikan.
Mantan aktivis 1998 itu juga menegaskan bahwa segala bentuk teror tidak akan membawa Indonesia pada kemajuan, melainkan justru menjadi langkah mundur dalam membangun demokrasi yang matang dan beradab.
“Teror-teror dan menurut saya pelaku teror itu sudahlah, hentikan kalau kalian mau Indonesia menjadi semakin lebih beradab,” tandasnya.



