Presiden Tegas Tindak Perusak Lingkungan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan mencabut izin puluhan perusahaan yang terbukti melakukan perusakan lingkungan di sektor kehutanan dan pertambangan. Keputusan strategis tersebut diambil pada hari pertama agenda lawatan kerja Presiden ke London, Inggris, Senin (19/1/2026), sebagai bagian dari penguatan pengawasan serta penegakan hukum lingkungan hidup nasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa keputusan pencabutan izin itu diambil setelah Presiden menerima laporan hasil evaluasi dan penertiban kawasan hutan dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Laporan tersebut disampaikan secara virtual dari Jakarta, di sela agenda kenegaraan Presiden di Inggris.

- Advertisement -

“Apa tujuannya kemarin? Jadi, setelah rapat itu, (Presiden Prabowo Subianto) menerima laporan dari Satgas, dari Bapak Presiden memutuskan untuk mencabut izin perusahaan yang telah terbukti melanggar,” kata Seskab Teddy di London Stunsted Airpot, Kota London, Inggris, dilansir dari Antara, Kamis, 22 Januari 2026.

Menurut Teddy, rapat evaluasi tersebut diikuti sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Jaksa Agung, Menteri Pertahanan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Menteri Hukum, Menteri Sekretaris Negara, serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sementara itu, Presiden Prabowo didampingi beberapa menteri yang turut serta dalam kunjungan kerja ke London.

Satgas PKH sendiri dibentuk pada Januari 2025, atau sekitar dua bulan setelah Presiden Prabowo dilantik, dengan mandat memastikan pengelolaan kawasan hutan berjalan sesuai peraturan perundang-undangan serta prinsip keberlanjutan. Satgas ini juga bertugas melakukan penertiban terhadap aktivitas ilegal dan pelanggaran izin di kawasan hutan dan pertambangan.

- Advertisement -

Dari hasil evaluasi tersebut, pemerintah memutuskan mencabut izin terhadap 28 perusahaan, yang terdiri dari 22 perusahaan di sektor kehutanan dan enam perusahaan di sektor pertambangan. Perusahaan-perusahaan tersebut dinilai telah melakukan pelanggaran serius yang berdampak pada kerusakan ekosistem dan lingkungan hidup.

“Jadi, ada 22 perusahaan terkait hutan, kemudian ada enam terkait tambang yang merusak alam,” ujar Teddy.

Berikut daftar 22 perusahaan sektor kehutanan yang izinnya dicabut pemerintah:

Provinsi Aceh
1. PT Aceh Nusa Indrapuri
2. PT Rimba Timur Sentosa
3. PT Rimba Wawasan Permai

Provinsi Sumatra Utara
4. PT Anugerah Rimba Makmur
5. PT Barumun Raya Padang Langkat
6. PT Gunung Raya Utama Timber
7. PT Hutan Barumun Perkasa
8. PT Multi Sibolga Timber
9. PT Panei Lika Sejahtera
10. PT Putra Lika Perkasa
11. PT Sinar Belantara Indah
12. PT Sumatra Riang Lestari
13. PT Sumatra Sylva Lestari
14. PT Tanaman Industri Lestari Simalungun
15. PT Teluk Nauli
16. PT Toba Pulp Lestari Tbk

Provinsi Sumatra Barat
17. PT Minas Pagai Lumber
18. PT Biomass Andalan Energi
19. PT Bukit Raya Mudisa
20. PT Dhara Silva Lestari
21. PT Sukses Jaya Wood
22. PT Salaki Summa Sejahtera

Pemerintah menegaskan pencabutan izin ini merupakan bentuk komitmen Presiden Prabowo dalam menata ulang tata kelola sumber daya alam nasional, sekaligus memberikan efek jera bagi pelaku usaha yang mengabaikan kelestarian lingkungan.

Langkah tersebut juga diharapkan menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir untuk melindungi hutan dan ekosistem Indonesia dari eksploitasi yang tidak bertanggung jawab, serta memastikan pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan dan keadilan lingkungan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Cimahi

JCCNetwork.id- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi yang berlokasi di Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (30/10/2026). Peresmian tersebut menjadi...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50
Video thumbnail
Di Tengah Ramainya Isu Penyadapan dan Gejolak Polri, Ini Pesan Menko Dudung untuk Rakyat
02:11
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Suhartoyo Cecar Pemohon yang Tak Kenakan Toga #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Hakim Suhartoyo Tegur Pemohon Uji UU Polri Tak Pakai Toga: Tidak Usah Ikut Sidang
09:05
Video thumbnail
Mengingat Pidato Prabowo, Pernah Singgung Pertandingan Jenderal-Jenderal #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Flashback Pidato Prabowo, Singgung Pertandingan Jenderal, Kini Muncul Dugaan Penyadapan Presiden
10:13
Video thumbnail
Detik Detik Jokowi Buka Semua Ijazah di Hadapan Roy Suryo Cs #shorts #trending
00:51

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER