Pilkada via DPRD Dipersoalkan, Hak Pilih Rakyat Jadi Sorotan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Wacana pengembalian mekanisme pilkada melalui DPRD kembali memicu perdebatan publik di awal 2026. Sejumlah tokoh menilai gagasan tersebut berpotensi menjadi ujian serius bagi arah demokratisasi di Indonesia.

Ketua Forum Konstitusi yang juga Menteri Agama RI periode 2014–2019, Lukman Hakim Saifuddin, menilai perubahan mekanisme pilkada tidak bisa diputuskan secara tertutup. Menurutnya, meski Pasal 18 ayat (4) UUD 1945 memberi ruang pemilihan kepala daerah dilakukan secara demokratis tanpa pola yang seragam di seluruh wilayah, proses perumusan kebijakan harus tetap melibatkan partisipasi publik secara luas.

- Advertisement -

Lukman menegaskan, setiap perubahan regulasi yang menyangkut hak politik warga negara wajib dibahas secara transparan dan akuntabel. Ia mendorong Presiden dan DPR membuka ruang dialog yang inklusif agar keputusan yang diambil tidak menimbulkan kegaduhan politik serta tetap sejalan dengan semangat reformasi.

Anggota Badan Legislasi DPR RI, Benny Kabur Harman juga menilai wacana pilkada melalui DPRD bukanlah solusi atas berbagai persoalan demokrasi elektoral. Menurut Benny, mekanisme tersebut justru berisiko membawa demokrasi Indonesia mundur ke belakang.

Pemilihan kepala daerah oleh DPRD berpotensi mempertahankan masalah klasik yang selama ini ingin dihapus, seperti tingginya biaya politik, praktik politik uang, serta lemahnya netralitas aparatur negara. Sementara pilkada langsung merupakan bentuk penghormatan terhadap hak rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung.

- Advertisement -

 

 

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Rupiah Melemah ke Rp17.939 per Dolar AS

JCCNetwork.id- Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada pembukaan perdagangan Selasa setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong kenaikan harga minyak...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER