Menkeu Tantang Direksi Baru BEI Bersihkan Praktik Goreng Saham

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork. id- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan peringatan keras menjelang rencana pergantian jajaran direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

Dalam pesannya, Purbaya menegaskan bahwa kepemimpinan baru BEI tidak boleh sekadar administratif, melainkan harus berani dan tegas membersihkan praktik manipulatif di pasar modal, khususnya aksi goreng-menggoreng saham yang dinilai merusak kepercayaan investor.

- Advertisement -

Pergantian direksi BEI akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan salah satu agenda utama adalah restrukturisasi kepemimpinan bursa.

Momentum tersebut, menurut Purbaya, harus dimanfaatkan untuk menghadirkan figur-figur yang benar-benar memahami dinamika pasar saham Indonesia, baik dari sisi teknis, regulasi, maupun perilaku pelaku pasar.

“Pokoknya harus bisa mengerti pasar, dan bisa mengembangkan basis investor ritel maupun institusi di dalam negeri. Yang paling penting, mereka harus punya komitmen kuat untuk membersihkan pasar dari para penggoreng saham yang tidak bertanggung jawab,” ujar Purbaya, dikutip dari Antara, Jumat (2/1/2026).

- Advertisement -

Ia menilai praktik manipulasi harga saham tidak hanya merugikan investor ritel, tetapi juga menciptakan distorsi serius terhadap integritas pasar modal nasional.

Oleh karena itu, direksi baru BEI diharapkan tidak ragu mengambil langkah tegas, termasuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan otoritas terkait guna menindak pelaku-pelaku yang terbukti melakukan rekayasa perdagangan.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya turut menyinggung wacana pemberian insentif fiskal bagi penguatan pasar modal.
Namun, ia menegaskan bahwa insentif tersebut tidak akan diberikan secara cuma cuma tanpa tolok ukur kinerja yang jelas.

Menurutnya, Kementerian Keuangan baru akan mempertimbangkan insentif apabila BEI mampu menunjukkan prestasi konkret dalam penegakan aturan dan pemberantasan praktik manipulatif.

“Mereka belum meminta insentif. Kalau mereka bicara soal insentif, saya akan tanya apa prestasinya. Berapa orang yang berhasil ditindak, berapa penggoreng saham yang ditangkap,” tegasnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan sikap pemerintah yang ingin menempatkan integritas pasar sebagai prasyarat utama sebelum dukungan fiskal digelontorkan.

Purbaya menilai, pasar modal yang sehat dan transparan merupakan fondasi penting bagi pendalaman pasar keuangan dan pembiayaan pembangunan nasional.

Di tengah pernyataannya yang bernada tegas, Purbaya juga menyampaikan optimisme terhadap prospek pasar saham Indonesia pada tahun ini.

Ia meyakini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat hingga menembus level 10.000, seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik yang diperkirakan mencapai 6 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Optimisme tersebut, menurut Purbaya, akan semakin realistis apabila kepercayaan investor terus diperkuat melalui tata kelola pasar yang bersih, penegakan hukum yang konsisten, serta kepemimpinan BEI yang berani mengambil langkah tegas.

Pemerintah pun berharap, dengan arah kebijakan yang jelas dan kepemimpinan bursa yang kredibel, pasar modal Indonesia dapat menjadi motor penggerak pembiayaan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kemenkeu Ambil Alih Utang Kereta Cepat

JCCNetwork.id- Pemerintah tengah menyiapkan skema pengalihan kewajiban utang proyek kereta cepat kepada salah satu perusahaan Special Mission Vehicle (SMV) atau Badan Layanan Umum (BLU)...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Momen Haru Mentan Amran Panggil Maba Yatim Piatu
08:04
Video thumbnail
Kapal Virgo Bawa 243 Penumpang Hilang Kontak di Laut Jawa, Begini Nasib Para Penumpang
05:40
Video thumbnail
Bukan Sekadar Pidato, Mentan Amran Serahkan Rp150 Juta untuk Para Penghafal Al-Qur’an
10:22
Video thumbnail
Menta Amran Ungkap Cerita Ada yang Sampaikan ke Prabowo Jangan Pilih Dirinya Jadi Menteri
09:02
Video thumbnail
Kenapa Judol Belum Masukkan ke Dalam Daftar Tindak Pidana RUU Perampasan Aset?
04:35
Video thumbnail
Jangan Sampai Terjadi Korupsi di Dalam Dalam Proses Penindakan Korupsi
08:18
Video thumbnail
Apakah RUU Perampasan Aset Masih Perlu atau Tidak?
08:01
Video thumbnail
Momen Akrab, PM India Peluk Prabowo Saat Bertemu di KTT BRICS
08:50
Video thumbnail
Mentan Amran Dengar Cerita Maba Piatu, Spontan Rangkul dan Cari Ayahnya
08:16
Video thumbnail
Kesempatan Ditutup, Kontraktor Lokal Selalu Kalah dengan Pengusaha Luar
11:42
Video thumbnail
Momen Gagah Prabowo Berjalan di Karpet Merah Saat Hadiri KTT BRICS India 2026
08:44
Video thumbnail
DPR Prihatin Tata Kelola Kementerian PU Terlalu Banyak Rangkap Jabatan
16:41
Video thumbnail
4 Pagar Utama RUU Perampasan Aset
10:18
Video thumbnail
Mentan Amran Ceritakan Pengalaman Tegasnya, Manajer Pupuk Tak Layani Petani, Langsung Dicopot
08:47
Video thumbnail
Gandeng Orang Utan! Wapres Gibran Tinjau Dampak Karhutla di Kalimantan
05:44
Video thumbnail
Mahfud MD Buka Kartu Alur RUU Perampasan Aset Sampai Ribut dengan DPR
07:21
Video thumbnail
Suasana Hangat! Mahasiswa dan Diaspora Indonesia Sambut Kedatangan Prabowo di India
03:54
Video thumbnail
Momen Prabowo Disambut Tarian Bollywood Saat Tiba di India #shorts #trending
02:05
Video thumbnail
Khofifah Ceritkan Kembali Soal Pesawat Jokowi Tembus Asap Karhutla Kalimantan
09:05
Video thumbnail
Meriah! Tarian Bollywood Sambut Kedatangan Prabowo di India
02:19

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER