JCCNetwork.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada sesi pertama perdagangan hari ini. Hingga jeda siang, IHSG tercatat menguat 0,33 persen atau bertambah 28,56 poin ke posisi 8.715.
Aktivitas perdagangan pada Rabu (17/12/2025) berlangsung cukup aktif. Bursa mencatat volume transaksi mencapai 34,43 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp26,89 triliun. Sepanjang sesi tersebut, saham diperdagangkan sebanyak 1,64 juta kali transaksi.
Dari keseluruhan saham yang ditransaksikan, 408 saham mengalami kenaikan harga, 236 saham melemah, sementara 157 saham bergerak stagnan.
Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor. Sektor infrastruktur mencatat kenaikan tertinggi sebesar 2,57 persen, disusul sektor energi yang menguat 1,47 persen.
Sektor kesehatan naik 0,33 persen, bahan baku 0,69 persen, industri 0,28 persen, transportasi 0,60 persen, keuangan 0,37 persen, properti 0,10 persen, serta sektor non-siklikal yang menguat 0,60 persen.
Di sisi lain, tekanan datang dari sektor teknologi yang turun 1,45 persen dan sektor siklikal yang melemah 1,41 persen.
Dari jajaran saham unggulan penguat, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) memimpin top gainers dengan lonjakan 34,75 persen ke level Rp190.
Selanjutnya, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) menguat 24,71 persen ke Rp1.060, serta PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) yang naik 22,12 persen ke Rp254.
Sementara itu, tekanan jual paling besar terjadi pada PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) yang turun 13,01 persen ke Rp214.
Disusul PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) yang melemah 9,52 persen ke Rp342, serta PT Citatah Tbk (CTTH) yang juga masuk dalam daftar saham dengan penurunan terdalam pada perdagangan sesi pertama.

















