JCCNetwork.id-Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa mendalam atas bencana banjir besar yang melanda wilayah utara Pulau Sumatra, yang menewaskan ratusan warga dan memporak-porandakan sejumlah daerah.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kantor Kepresidenan Rusia dan disampaikan melalui Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Putin menegaskan bahwa pemerintah dan rakyat Rusia turut merasakan duka mendalam yang kini dirasakan masyarakat Indonesia.
“Terimalah ucapan belasungkawa yang mendalam terkait jatuhnya korban jiwa serta kerusakan berskala besar akibat banjir di bagian utara Pulau Sumatra,” ujar Putin, Senin (1/12).
Ia menambahkan bahwa Rusia berdiri bersama rakyat Indonesia dalam masa yang penuh duka ini.
Putin juga menyampaikan harapan agar proses pemulihan di wilayah terdampak dapat berlangsung cepat, sehingga masyarakat bisa kembali menjalani kehidupan secara aman dan normal.
Hingga Minggu (30/11) malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 442 korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), dan Aceh. Sebanyak 402 warga masih dinyatakan hilang.
Sumatra Utara menjadi wilayah dengan jumlah korban jiwa terbanyak, yaitu 217 orang meninggal dan 209 masih hilang.
Di Aceh, tercatat 96 korban meninggal dan 75 hilang, sementara di Sumbar terdapat 129 korban meninggal serta 118 warga masih hilang.
Upaya pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan di berbagai titik terdampak, di tengah cuaca yang masih fluktuatif dan medan yang sulit.
Pemerintah pusat dan daerah juga terus mempercepat pendistribusian bantuan logistik untuk warga penyintas.



