JCCNetwork.id- Aparat Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tengah menyelidiki kasus dugaan penggunaan uang palsu oleh seorang wanita lanjut usia berusia 70 tahun di Pasar Patra, Kebon Jeruk. Peristiwa tersebut terungkap setelah warga melapor kepada pihak kepolisian karena mencurigai uang yang digunakan lansia tersebut tidak asli.
Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Ganda Jaya Sibarani, mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi.
“Kami ke sana, kami cek, ada ibu-ibu perempuan tua, umur 70 tahun. Penyerahan dari warga, ada empat lembar uang pecahan Rp100 ribu diduga palsu. Lalu (lansia itu) kami bawa ke Polsek untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda Jaya Sibarani, dikutip dari Antara, Kamis, 13 November 2025.
Menurut Ganda, perempuan lansia itu merupakan warga Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Ia diketahui berprofesi sebagai pedagang sayur yang berbelanja di Pasar Patra untuk dijual kembali.
“Ibu ini tinggal di daerah Jelambar, Grogol Petamburan. Dia belanja buat dijual lagi sayurnya, karena dia dagang sayur,” ungkap Ganda.
Polisi kini masih melakukan pendalaman terkait sumber peredaran uang tersebut. Pemeriksaan saksi dan analisis terhadap empat lembar uang pecahan Rp100 ribu yang diserahkan warga menjadi fokus penyelidikan awal.
“Ya, itu kita masih mendalami keterangan-keterangan dari saksi,” tutur Ganda.
Kasus ini mencuat setelah sebuah video yang menampilkan momen penemuan uang palsu itu viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang wanita lansia dikerumuni warga yang memintanya mengeluarkan uang dari dalam dompetnya. Warga menanyakan asal uang tersebut dan seberapa sering ia menggunakannya untuk bertransaksi di pasar.
Usai kejadian, warga segera melapor ke Polsek Kebon Jeruk sambil menyerahkan empat lembar uang pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu sebagai barang bukti. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam melakukan transaksi tunai serta segera melapor jika menemukan peredaran uang mencurigakan di wilayahnya.























