Perdamaian Palestina Harus Diiringi Jaminan Keamanan Israel

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menegaskan bahwa perdamaian di Timur Tengah, khususnya dalam konflik Palestina-Israel, hanya dapat terwujud apabila keamanan Israel dijamin oleh semua pihak.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan keterangan kepada wartawan di New York, Amerika Serikat, Rabu (24/9), usai menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

- Advertisement -

“Saya juga terang-terangan mengatakan, perdamaian hanya bisa datang kalau semua orang mengakui, menghormati, dan menjamin keamanannya Israel,” ujar Presiden Prabowo.

Ia menekankan bahwa keamanan Israel merupakan salah satu syarat utama bagi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di kawasan tersebut.

Prabowo juga mengungkapkan bahwa pandangan Indonesia dalam forum internasional mendapat banyak respons positif dari para pemimpin dunia karena dianggap realistis dan seimbang.

- Advertisement -

“Banyak sekali yang positif, karena kita dianggap realistis, kita dianggap seimbang,” katanya.

Dalam pidato resminya pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum PBB sehari sebelumnya, Selasa (23/9) waktu setempat, Presiden Prabowo menyatakan dukungan penuh Indonesia terhadap solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan utama penyelesaian konflik di Gaza.

“Kita harus memiliki Palestina yang merdeka, tetapi kita juga harus mengakui, menghormati, dan menjamin keselamatan dan keamanan Israel. Hanya dengan begitu kita bisa memiliki perdamaian sejati, perdamaian yang nyata, tanpa kebencian dan tanpa kecurigaan,” tegasnya di hadapan forum dunia.

Selain menyoroti pentingnya perdamaian, Prabowo juga menekankan perlunya dunia internasional untuk tidak menutup mata terhadap tragedi kemanusiaan yang tengah berlangsung di Gaza.

Ia menyampaikan bahwa jutaan warga sipil menghadapi trauma, kelaparan, dan ancaman kematian di tengah konflik yang berkepanjangan.

Presiden juga mengingatkan kembali peran sentral PBB sebagai penjaga tatanan dunia yang adil dan inklusif.

Menurutnya, perdamaian dan kemakmuran seharusnya menjadi hak seluruh umat manusia, bukan hanya segelintir bangsa.

“Dengan PBB yang kuat, kita bisa membangun dunia di mana yang lemah tidak menderita karena keterpaksaan, tetapi hidup dalam keadilan yang layak mereka dapatkan,” tutup Prabowo dalam pidatonya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi

JCCNetwork.id – Aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meningkat.Gunung api tersebut mengalami erupsi pada Senin (7/9/2026) pukul...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Kantor BGN Pindah ke Grha Merah Putih

RUU Perampasan Aset Soroti Pajak

Tiger Woods Kehilangan SIM 5 Tahun

Uang Korban Loker Dikembalikan

BGN Tutup 1.999 Dapur MBG Tak Ber-SLHS