JCCNetwork.id– Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melontarkan protes keras terkait kebijakan Menteri Keuangan Purbaya yang menempatkan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di bank-bank milik negara (Himbara). Menurut Hotman, kebijakan tersebut membuat bunga deposito menurun sehingga merugikan pemilik dana besar yang mengandalkan penghasilan dari bunga simpanan.
Menanggapi keluhan itu, Purbaya menegaskan justru itu adalah tujuannya lantaran agar tambahan dana segar, bunga simpanan turun, biaya dana lebih murah, dan perbankan memiliki ruang lebih luas untuk menyalurkan kredit dengan bunga kompetitif.
“Hotman Paris protes waktu perpanjang depositonya, bunganya turun, dia jadi rugi. Itu tujuan saya,” ujar Purbaya.
Purbaya menambahkan, penurunan bunga deposito diharapkan mendorong kalangan berduit untuk tidak hanya menyimpan dana, melainkan membelanjakannya atau mengalihkannya ke investasi. Menurutnya, hal itu akan menggerakkan roda perekonomian nasional.
“Biar dia belanja lagi. Kalau belanja kan ekonomi jalan, memang itu tujuannya. Itu merupakan konfirmasi bahwa kebijakan kita mulai jalan,” ungkapnya.



