Regulasi Tegas Soal Ijazah Karyawan Mendesak Diterbitkan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- ​Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang memerintahkan penerbitan ulang ijazah milik 31 eks karyawan UD Sentosa Seal. Ijazah tersebut sebelumnya diduga ditahan oleh pihak perusahaan.

Arzeti menilai langkah Khofifah sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin perlindungan hak-hak dasar pekerja.

- Advertisement -

“Kita menyambut baik langkah yang diambil Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah yang memberikan bantuan sekaligus menghadirkan solusi terhadap persoalan yang dihadapi mantan pekerja UD Sentosa Seal. Ini merupakan bentuk keadilan bagi para pekerja,” ujar Arzeti Bilbina kepada wartawan, Jumat (25/4/2025).

Arzeti menegaskan bahwa penyelesaian kasus ini harus dijadikan momentum pembenahan sistem ketenagakerjaan secara menyeluruh. Ia mengungkapkan bahwa praktik penahanan ijazah karyawan masih marak terjadi di berbagai perusahaan, termasuk yang berstatus bonafide di kota-kota besar.

“Tidak sedikit juga perusahaan bonafide yang masih menerapkan penahanan ijazah karyawan. Masalah seperti ini menjadi PR bagi pemerintah agar memperketat pengawasan dan penegakan aturan bagi perusahan yang melanggar regulasi ketenagakerjaan,” jelas Arzeti.

- Advertisement -

Ia mendesak Kementerian Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja Daerah agar mengambil langkah konkret dan tidak menganggap sepele pelanggaran ini. Menurutnya, penahanan ijazah merupakan bentuk pelanggaran hak sipil yang harus ditindak tegas.

“Perusahaan yang terbukti menahan ijazah harus dikenai sanksi administratif hingga pidana ringan, seperti pencabutan izin usaha sementara atau denda progresif,” papar Arzeti.

Selain itu, Arzeti mendorong Kementerian Ketenagakerjaan untuk segera mengeluarkan regulasi atau surat edaran resmi yang secara tegas melarang praktik penahanan ijazah oleh perusahaan. Ia menekankan pentingnya regulasi tersebut dilengkapi dengan mekanisme sanksi yang tegas dan terukur.

“Negara harus hadir bukan hanya setelah masalah meledak di publik, tetapi hadir sejak awal dalam bentuk regulasi yang jelas, pengawasan yang konsisten, dan perlindungan hukum yang kuat bagi pekerja,” pungkas dia.

Langkah Gubernur Khofifah menerbitkan ulang 31 ijazah itu diketahui dilakukan setelah pertemuannya dengan pemilik UD Sentosa Seal, Jan Hwa Diana. Dalam pertemuan tersebut, Diana mengklaim tidak mengetahui adanya penahanan ijazah karena hal itu ditangani oleh bagian HRD yang telah mengundurkan diri.

Kasus ini mencuat ke publik setelah Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, melakukan inspeksi mendadak ke UD Sentosa Seal menyusul laporan dari sejumlah mantan karyawan yang mengaku ijazah mereka ditahan meski telah mengundurkan diri. Tindakan Armuji sempat membuat pemilik perusahaan melaporkannya ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik, namun laporan itu belakangan dicabut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Persija Takluk 0-1 dari Persebaya

JCCNetwork.id- Persija Jakarta harus mengawali kiprahnya di Grup B Piala Presiden 2026 dengan hasil kurang maksimal. Macan Kemayoran takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya dalam...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Sudaryono Tegas! Tak Ada Ampun bagi Kepala SPPG yang Terlibat Markup atau Gratifikasi
08:14
Video thumbnail
BGN Tegas Berantas Pungli, Kepala SPPG Peminta Fee Siap-siap Dipecat
08:08
Video thumbnail
Sudaryono Tegas! Dapur MBG yang Ditutup Permanen Tak Lagi Dibayar
08:11
Video thumbnail
BGN Siapkan Sistem Digital untuk Orang Tua Cek Menu Makan MBG
08:19
Video thumbnail
Qodari Tegas! MBG Tetap Jadi Fokus Pemerintah Meski Pimpinan BGN Berganti
09:21
Video thumbnail
Pidato Menggelegar Megawati: Saya Presiden ke-5 RI dan Perempuan Pertama yang Memimpin
13:17
Video thumbnail
Evaluasi Besar-Besaran Benahi BGN Pegawai Diberhentikan dan Ratusan Dapur Ditutup #shorts
01:37
Video thumbnail
Operasi Besar-Besaran BGN Pecat Ratusan Pegawai dan Tutup Dapur MBG Bermasalah
08:20
Video thumbnail
Sampaikan Pesan Keras di Pidato, Megawati : Apa Kalian Tidak Mau Insaf?
13:18
Video thumbnail
Perry Lepas Jabatan, Destry Damayanti Bersiap Kawal Stabilitas Bank Indonesia
11:43
Video thumbnail
Mentri Geram! Pengembangan Perumahan Bermasalah Diberi Deadline 1 Minggu , Unsur Pidana Langsung
11:25
Video thumbnail
Megawati: Akar Rumput Mau Diinjak Mau Dibunuh Suatu Saat Akan Kembali Tumbuh
01:18
Video thumbnail
Kenang Kudatuli, Megawati Ingatkan TNI dan Polri
01:02
Video thumbnail
Megawati: Hei TNI-Polisi Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
11:56
Video thumbnail
IQ Masyarakat Indonesia Perlu Ditingkatkan, MBG Jadi Salah Satu Solusi
09:11
Video thumbnail
Curhat ke Menteri Ara, Pembeli Rumah Mengaku Dikejar Debt Collector: "Malu Saya, Pak!"
09:47
Video thumbnail
Megawati Tegaskan Tragedi Kudatuli Tak Pernah Dilupakan
12:50
Video thumbnail
BPH Migas Pastikan Minyak Tanah Aman, Daerah Kekurangan Disuplai dari Wilayah Lain
12:12
Video thumbnail
Respons Prabowo Usai Perry Warjiyo Mundur Setelah 7 Tahun Menjabat
11:52
Video thumbnail
Mengejutkan! Alasan Perry Warjiyo Tiba-Tiba Mundur dari BI Terungkap
11:44

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER