Aksi Hari Perempuan Internasional 2025, Soroti Kekerasan dan Ketidakadilan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Aliansi Perempuan Indonesia (API) menggelar aksi protes dalam rangka Hari Perempuan Internasional 2025 pada Sabtu (8/3) di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat. Aksi ini bertujuan untuk menyuarakan perlawanan terhadap berbagai bentuk kekerasan, ketidakadilan, dan diskriminasi yang masih dialami perempuan di Indonesia.

Aksi protes dimulai pukul 15.00 WIB dengan peserta berjalan kaki dari Sarinah menuju Patung Kuda, Monas. Tahun ini, API mengusung tema Perempuan: Dimiskinkan, Dibunuh, Dikriminalkan. Perempuan Melawan dan Menggugat Negara, yang menyoroti tanggung jawab negara dalam berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan.

- Advertisement -

Menurut API, negara dinilai sebagai pelaku utama yang melanggengkan ketidakadilan terhadap perempuan, mulai dari pemiskinan struktural, pembiaran terhadap kasus kekerasan, hingga kriminalisasi terhadap perempuan yang melawan. Selain itu, perampasan ruang hidup perempuan adat juga menjadi sorotan dalam aksi ini.

Laporan dari Jakarta Feminist pada 2023 mencatat sebanyak 180 kasus pembunuhan terhadap perempuan terjadi di 38 provinsi di Indonesia. Dari total 187 korban, mayoritas pelaku (94%) adalah laki-laki. Lebih dari separuh kasus pembunuhan (51%) terjadi di luar rumah korban, dengan cara kekerasan fisik sebagai metode terbanyak (36%). Motif utama yang ditemukan dalam kasus ini adalah masalah komunikasi antara korban dan pelaku, yang mencakup 26% dari seluruh kasus.

Meski mayoritas pelaku tertangkap (89%) dan teridentifikasi (92%), tidak semua mendapat hukuman. Data menunjukkan bahwa 1% dari kasus tersebut berakhir dengan vonis bebas bagi pelaku.

- Advertisement -

Peringatan Hari Perempuan Internasional setiap tahunnya menjadi momentum penting untuk menegaskan hak-hak perempuan serta menuntut kesetaraan gender. Dengan mengusung tema global For All Women and Girls: Rights. Equality. Empowerment, PBB menekankan perlunya hak, kesetaraan, dan pemberdayaan bagi perempuan di seluruh dunia.

API dan berbagai organisasi perempuan lainnya berharap aksi ini dapat meningkatkan kesadaran publik serta mendorong pemerintah untuk mengambil langkah konkret dalam mengatasi berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan di Indonesia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Shin Tae-yong Ungkap Alasan Dua Bek Persija Absen

JCCNetwork.id- Persija Jakarta meraih kemenangan telak 5-1 atas Arema FC pada pekan keenam Super League 2026/2027. Meski tampil dominan dan mencetak lima gol, kemenangan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Bahlil Ungkap Strategi Baru Ekspor Indonesia, Tak Perlu Singgah di Negara Lain
08:45
Video thumbnail
Kapolri Suyudi Gandeng Komdigi Perkuat Pemberantasan Kejahatan Digital
05:12
Video thumbnail
Dinilai Berpotensi Bebani APBN, 26 Wantimpres Era Prabowo Digugat ke MK #shorts #trending
01:35
Video thumbnail
Kalau Ketemu Presiden Prabowo Mau Sampaikan Apa?
01:14
Video thumbnail
Gugatan ke MK, Keberadaan 26 Wantimpres Prabowo Dinilai Bebani APBN
12:59
Video thumbnail
Prabowo Kerap Reshuffle Menteri, Mahfud MD Angkat Bicara
09:01
Video thumbnail
Komisi III DPR Serukan Perangi Jaringan Narkoba Dari Malaysia #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Hinca Panjaitan Serukan Perang terhadap Bandar Narkoba Dari Malaysia
09:35
Video thumbnail
Dukung Rumah Subsidi, Prabowo Dorong Penyerapan 2,4 Juta Genteng Produksi UMKM #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Menteri Ara Beberkan Arahan Prabowo, 2,4 Juta Genteng UMKM Siap Dikirim untuk Rumah Subsidi
08:01
Video thumbnail
Indonesia Bersiap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Bahlil Akhirnya Buka Suara
08:30
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Jadi Pusat Perhatian di Lampung #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Tak Disetujui Prabowo
12:26
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Era Jokowi, Sebut Pernah Lolos dari 34 Laporan Polisi #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Singgung Era Jokowi, Rocky Gerung Bicara Pengalaman, Klaim Lolos dari 34 Laporan Polisi
11:22
Video thumbnail
Hakim Daniel Singgung Aturan Wantimpres dari Era Jokowi
08:34
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Belum Disetujui Prabowo #shorts #trending
02:12
Video thumbnail
Sidang UU Polri Arsul Sani Singgung Amplop Cokelat dalam Rapat Resmi
09:14
Video thumbnail
DPR Tekankan Pentingnya Kompetensi Sebut Ijazah Bukan yang Utama, tapi Jangan Sampai Palsu #shorts
01:57
Video thumbnail
DPR Ingatkan Mahasiswa: Gelar Bukan Tolok Ukur Utama, Keaslian Ijazah Tetap Penting
08:04

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER