JCCNetwork.id- Indonesia secara resmi menyatakan dukungan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino untuk kembali memimpin badan sepak bola dunia tersebut dalam periode 2027–2031. Dukungan itu disampaikan melalui surat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir kepada Infantino di Tokyo, Jepang.
Penyerahan surat dukungan tersebut berlangsung di sela-sela Kongres Luar Biasa (KLB) Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Langkah ini menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat hubungan dengan FIFA sekaligus menunjukkan keterlibatan aktif dalam perkembangan sepak bola internasional.
Erick Thohir menyampaikan bahwa surat dari Presiden Prabowo diserahkan secara langsung kepada Infantino sebagai bentuk komunikasi resmi pemerintah Indonesia mengenai dukungan terhadap kepemimpinan FIFA.
Pernyataan tersebut disampaikan Erick melalui akun Instagram resminya, @erickthohir, yang dikutip pada Sabtu (24/10/2026).
“Hari ini saya menyampaikan secara langsung surat dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebagai bentuk komunikasi resmi dan dukungan Indonesia terhadap kepemimpinan FIFA,” kata Erick, dikutip Sabtu (24/10/2026).
Menurut Erick, keterlibatan Indonesia dalam berbagai agenda sepak bola dunia memiliki nilai strategis bagi perkembangan olahraga nasional. Hubungan yang terjalin baik dengan FIFA dinilai dapat memperluas kesempatan Indonesia untuk berpartisipasi dalam berbagai program internasional serta mendorong kemajuan sepak bola Tanah Air.
Ia menegaskan, sepak bola memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar kompetisi olahraga. Olahraga paling populer di dunia tersebut juga dapat menjadi sarana membangun persatuan, mempererat persahabatan, dan memperkuat kerja sama antarnegara.
“Bagi Indonesia, sepakbola bukan sekadar olahraga, tetapi juga jembatan persatuan, persahabatan, dan kerja sama antarnegara,” kata Erick.
Ia berharap dukungan yang disampaikan pemerintah Indonesia dapat memperkuat hubungan dengan komunitas sepak bola internasional. Selain itu, langkah tersebut diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas untuk mendukung perkembangan sepak bola Indonesia maupun dunia.
“Semoga langkah ini semakin memperkuat hubungan Indonesia dengan komunitas sepakbola internasional serta membuka ruang yang lebih luas bagi kemajuan sepakbola Indonesia dan dunia,” sambungnya.
Erick juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus terlibat dalam membangun hubungan dengan berbagai pihak di lingkungan sepak bola global.
“Indonesia hadir, menjalin persahabatan, dan berkontribusi bagi masa depan sepakbola dunia,” tutup Erick.
Infantino Apresiasi Dukungan Indonesia
Presiden FIFA Gianni Infantino menyambut positif dukungan yang diberikan Presiden Prabowo dan PSSI. Ia menyampaikan apresiasi setelah menerima surat dukungan yang diserahkan secara langsung oleh Erick Thohir.
Melalui pernyataan yang dipublikasikan, Infantino menyebut pertemuan dengan Ketua Umum PSSI tersebut sebagai suatu kehormatan. Ia juga berterima kasih kepada pemerintah Indonesia dan jajaran PSSI atas kepercayaan yang diberikan terhadap kepemimpinannya.
“Merupakan suatu kehormatan besar bertemu dengan Presiden PSSI Erick Thohir yang menyerahkan surat dukungan dari Presiden Indonesia Prabowo Subianto,” tulis Infantino.
Ia menilai dukungan tersebut menjadi bagian dari kerja sama yang terus dibangun untuk memperluas jangkauan sepak bola agar dapat dinikmati oleh masyarakat di berbagai belahan dunia.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo, Erick Thohir, dan semua pihak di PSSI atas kepercayaan serta dukungan kuat mereka saat kita bekerja sama memastikan sepakbola menjadi milik semua orang, di mana pun berada,” lanjutnya.
Pernyataan Infantino tersebut memperlihatkan respons positif FIFA terhadap sikap pemerintah Indonesia. Dukungan ini juga menegaskan hubungan antara PSSI dan FIFA yang menjadi salah satu aspek penting dalam keterlibatan Indonesia di forum sepak bola internasional.
Persaingan Menuju Pemilihan Presiden FIFA 2027
Dukungan Indonesia terhadap Infantino muncul ketika proses menuju pemilihan Presiden FIFA untuk periode 2027–2031 mulai memasuki tahapan penting. Dukungan dari anggota federasi nasional, termasuk negara-negara di kawasan Asia, menjadi salah satu unsur yang diperhitungkan dalam dinamika pencalonan tersebut.
Indonesia bersama sejumlah anggota AFC turut memberikan dukungan kepada Infantino. Sikap ini menjadi bagian dari perkembangan politik sepak bola internasional menjelang penentuan pemimpin FIFA berikutnya.
Di sisi lain, dinamika pencalonan tersebut juga diwarnai penolakan dari sejumlah pihak di Eropa yang berada di lingkungan Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) serta Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia (CONCACAF).
Perbedaan sikap di antara sejumlah pihak tersebut menunjukkan bahwa proses menuju pemilihan Presiden FIFA tidak hanya berkaitan dengan figur calon, tetapi juga melibatkan kepentingan dan pandangan berbagai anggota dalam tata kelola sepak bola dunia.
Dalam situasi tersebut, dukungan dari Indonesia memiliki arti dalam hubungan diplomasi olahraga, meskipun hasil akhir pemilihan tetap akan ditentukan melalui mekanisme resmi FIFA.
Tahapan Pencalonan dan Kongres FIFA
Berdasarkan jadwal yang disampaikan, proses pencalonan Presiden FIFA untuk periode 2027–2031 dijadwalkan ditutup pada 18 November 2026. Setelah tahapan pencalonan berakhir, proses selanjutnya akan mengarah pada pemilihan dalam Kongres FIFA yang dijadwalkan berlangsung di Rabat, Maroko, pada Maret 2027.
Kongres tersebut akan menjadi forum penentuan kepemimpinan FIFA untuk periode berikutnya. Dukungan dari federasi anggota menjadi bagian penting dalam proses pemilihan sesuai dengan mekanisme organisasi sepak bola dunia tersebut.
Bagi Indonesia, penyampaian dukungan secara langsung melalui surat Presiden Prabowo juga menjadi bentuk komunikasi diplomatik melalui jalur olahraga. Langkah ini sekaligus memperlihatkan peran pemerintah dan PSSI dalam menjalin hubungan dengan pemangku kepentingan sepak bola internasional.
Ke depan, hubungan yang terjaga dengan FIFA diharapkan dapat mendukung pengembangan sepak bola nasional, baik melalui peningkatan kualitas kompetisi, pembinaan pemain, maupun perluasan kesempatan bagi Indonesia untuk terlibat dalam berbagai agenda sepak bola global.
Dengan dukungan resmi tersebut, Indonesia menempatkan diri sebagai salah satu negara yang menyatakan sikap dalam dinamika pemilihan Presiden FIFA periode 2027–2031. Namun, kepastian mengenai kepemimpinan FIFA selanjutnya tetap menunggu pelaksanaan kongres dan keputusan resmi sesuai mekanisme yang berlaku.
























