Pasalnya, film itu di buat karena adanya kekhawatiran mengenai pembangunan IKN berpotensi merusak hutan, lingkungan hidup, dan berpotensi mengganggu kehidupan orang utan di sana.
“Kemudian saya kepikiran untuk membuat story tentang orang utan di IKN. Tadi di video sudah di sampaikan sebenarnya,” jelasnya.
- Advertisement -
“Di dunia ini orang utan itu hanya ada di Kalimantan dan hanya ada di Sumatera. Hanya ada di Indonesia dan dua pulau itu saja,” tambahnya.
Menurutnya, orang utan adalah ikon dari lingkungan hidup. Pasalnya, dengan orang utan hidup, maka lingkungan hutan di sekitar juga akan lebih bagus dan terjaga.
“Dengan orang utan bisa hidup, sebenarnya hutannya pasti bagus,” tuturnya.
- Advertisement -













