Menko Polhukam Undang Publik Bahas Revisi UU TNI-Polri

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Hadi Tjahjanto, mengadakan dengar pendapat publik terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI dan Polri. Acara ini dihadiri oleh perwakilan akademisi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan berbagai lembaga terkait. Menurut Hadi, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengumpulkan masukan dari publik guna menyempurnakan revisi UU TNI dan Polri.

Namun, langkah ini mendapat kritik tajam dari berbagai pihak. LSM Imparsial mendesak DPR agar tidak melanjutkan pembahasan RUU TNI dan Polri. Mereka menilai substansi usulan perubahan dalam kedua RUU tersebut mengandung sejumlah persoalan serius yang dapat menghambat agenda reformasi TNI dan Polri.

- Advertisement -

Pakar hukum pidana dan kriminologi, Harkristuti Harkrisnowo, juga mengungkapkan kekhawatirannya. Ia menyoroti tugas Polri untuk memeriksa aliran dana yang tercantum dalam draf revisi UU Polri. Menurutnya, tugas ini berpotensi menimbulkan konflik dan ketidakpastian hukum karena sudah ada PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) yang memiliki kewenangan tersebut.

Di sisi lain, Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhamad Isnur, mempertanyakan terbitnya Surat Presiden (Surpres) RUU Polri sebelum adanya daftar inventarisasi masalah (DIM) atau kajian mendalam. Isnur menilai proses ini terburu-buru dan mengabaikan pentingnya kajian komprehensif sebelum memasukkan RUU ke tahap selanjutnya.

Kritik-kritik ini menunjukkan bahwa meskipun ada upaya untuk melibatkan publik dalam proses revisi UU TNI dan Polri, banyak pihak masih meragukan kesiapan dan kelayakan perubahan yang diusulkan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Tiba di Jakarta Usai KTT BRICS

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah menuntaskan kunjungan kerja ke New Delhi, India, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026. Kepala...

Uang Korban Loker Dikembalikan

Fuad Maktour Kembali Disorot

RUU Perampasan Aset Soroti Pajak

Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER