JCCNetwork.id- Otorita Otorita Ibu Kota Nusantara menegaskan tidak pernah membuka rekrutmen pegawai sebagaimana ramai beredar di media sosial dan berbagai kanal informasi lainnya. Klarifikasi ini disampaikan menyusul maraknya unggahan yang mengatasnamakan penerimaan pegawai di lingkungan IKN.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus juru bicara, Troy Pantouw, memastikan seluruh informasi terkait pembukaan lowongan kerja tersebut tidak benar atau hoaks. Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada proses penerimaan pegawai dalam bentuk apa pun yang dilakukan oleh Otorita IKN.
“Saat ini kami tidak membuka rekrutmen atau penerimaan pegawai dalam bentuk apa pun,” ujar Troy di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin.
Pernyataan tersebut disampaikan di kawasan Sepaku, Senin (13/4). Otorita IKN, kata Troy, tidak pernah memungut biaya dalam proses rekrutmen serta tidak menggunakan jalur komunikasi pribadi seperti pesan instan maupun email nonresmi.
Lebih lanjut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan isu rekrutmen. Otorita IKN mencatat adanya indikasi penyalahgunaan atribut resmi, seperti logo lembaga, foto pejabat, hingga visual infrastruktur IKN, untuk meyakinkan calon korban.
“Seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi Otorita IKN. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di luar sumber tersebut,” ujar Troy.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengisi data pribadi pada tautan yang tidak menggunakan domain resmi pemerintah, khususnya yang tidak berasal dari situs ikn.go.id. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan data oleh pihak tidak bertanggung jawab.
“Masyarakat juga diminta untuk tidak mengisi data pribadi pada tautan yang tidak berasal dari domain resmi ikn.go.id,” tambahnya.
Sebagai bentuk perlindungan publik, Otorita IKN menyediakan kanal pengaduan bagi masyarakat yang menemukan informasi mencurigakan, antara lain melalui layanan pelaporan nasional di lapor.go.id maupun hotline resmi yang telah disediakan.
Otorita IKN juga meminta pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu, termasuk dalam bentuk poster, pesan berantai, maupun tautan pendaftaran, untuk segera menghentikan dan menghapus konten tersebut. Lembaga tersebut menegaskan bahwa seluruh informasi rekrutmen yang beredar di luar kanal resmi merupakan hoaks dan tidak menjadi tanggung jawab institusi.
“Masyarakat diminta tidak memercayai maupun menindaklanjuti informasi tersebut,” tambah Troy Pantouw.
Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diharapkan lebih selektif dalam menerima informasi serta tidak menindaklanjuti tawaran rekrutmen yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.



