Palestina Siapkan Rencana Rehabilitasi Gaza Pasca Agresi Israel

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Perdana Menteri Palestina, Mohammad Mustafa, mengumumkan bahwa pemerintahannya sedang merancang rencana rehabilitasi komprehensif untuk Jalur Gaza.

Rencana ini akan diberlakukan setelah agresi Israel di wilayah tersebut berakhir.

- Advertisement -

Dalam rapat keenam Platform Investasi Uni Eropa-Palestina yang berlangsung Kamis (13/6), Mustafa menyatakan bahwa Palestina siap untuk mengambil alih tanggung jawab penuh terhadap Gaza pasca tercapainya gencatan senjata dan kesepakatan politik.

Mustafa menekankan bahwa pemerintahannya telah memulai program reformasi besar-besaran di Palestina.

Tahap awal reformasi ini telah dilaksanakan sejak ia menjabat sebagai perdana menteri.

- Advertisement -

“Kami akan melanjutkan dengan rencana reformasi berikutnya hingga akhir tahun ini dan reformasi tambahan di tahun depan,” kata dia.

Perdana Menteri juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan Uni Eropa terhadap Palestina, terutama terkait pengakuan beberapa negara Eropa atas negara Palestina.

“Kami menghargai tindakan berani yang ditempuh banyak negara anggota Uni Eropa untuk mengakui Negara Palestina, dan kami berharap semakin banyak negara lain mengambil langkah yang sama,” ucap PM Palestina.

Ia menekankan bahwa pengakuan ini sangat penting bagi Palestina dalam menghadapi berbagai tantangan besar, seperti agresi Israel di Jalur Gaza, pemotongan ilegal pendapatan pajak Palestina oleh Israel, serta serangan pemukim Israel di Tepi Barat.

Mustafa juga mengkritik tindakan Israel yang baru-baru ini menahan pendapatan pajak Palestina, yang menurutnya merupakan pelanggaran perjanjian tertulis antara kedua belah pihak.

“Apabila dana tersebut tidak diserahkan kepada kami, berarti kesepakatan yang ada telah dilanggar,” ucap dia.

Oleh karena itu, Mustafa berharap agar komunitas internasional, khususnya Uni Eropa, dapat menekan Israel agar mematuhi kesepakatan yang telah dibuat.

“Kami mengandalkan Uni Eropa dan rekanan lain untuk memberi tekanan politik dan ekonomi supaya Israel mematuhi kesepakatan yang ditandatanganinya,” kata Mustafa.

Rapat ini juga dihadiri oleh Gert-Jan Koopman, Direktur Jenderal Lingkungan Eropa dan Negosiasi Perluasan Uni Eropa, serta Gelsomina Vigliotti, Wakil Presiden Bank Investasi Eropa.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gibran Ditargetkan Mulai Ngantor di IKN

JCCNetwork.id- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ditargetkan mulai menjalankan aktivitas kedinasan dari Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada tahun 2026. Persiapan menuju penggunaan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Maarten Paes Bawa Ajax Lolos

Trump Klaim Selat Hormuz

Tragedi Migrasi Ceuta Belum Usai

Prabowo Resmikan MOLINAS di Bekasi

Xavi Resmi Latih Belanda

Persib Tekuk Bali United 3-2