Menpora Dito Ariotedjo Pastikan Tak Akan Hentikan Naturalisasi Atlet Indonesia

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia (Menpora) Dito Ariotedjo menegaskan akan pentingnya naturalisasi bagi para atlet diaspora bagi dunia olahraga di tanah air.

Menpora Dito di hadapan anggota Komisi X DPR RI memastikan, bahwa proyek naturalisasi yang dicanangkan beberapa tahun terakhir ini tidak akan dihentikan.

- Advertisement -

Hanya saja, beberapa hal yang perlu di benahi adalah proses penyeleksian para pemain diaspora yang akan mereka lakukan kedepannya.

“Saya sampaikan mungkin naturalisasi ini ke depan bukan dihentikan, tapi filtrasinya yang akan kita jaga,” tegas Dito dalam keterangannya di kutip JCCNetwork.id dari YouTube DPR RI, Selasa (4/6/2024).

Sikap tegas Menpora Dito itu sekaligus menjawab pertanyaan sebagian pihak soal para pemain diaspora yang diutamakan dalam skuad Timnas Indonesia ketimbang pemain lokal.

- Advertisement -

Di samping itu, Dito menyampaikan bahwa pihaknya saat ini fokus untuk pengembangan SDM baik dari infrastruktur kepelatihan hingga penguatan dan pengembangan atlet.

Jika di lakukan dengan kadar yang cukup maksimal, ia yakin lima hingga sepluh tahun ke depan, ruang-ruang prestasi dunia banyak di isi oleh para anak bangsa Indonesia.

“Kami yakin ketika ini semua sudah berjalan dengan level kadar 100 persen, baik dari penguatan SDM kepelatihan, penyiapan kejuaraan dari usia dini, juga infrastruktur pengembangan atlet juga sudah,” ucapnya.

“Jadi ini kita bicara 5 tahun 10 tahun ke depan ini saya yakin atlet nasional kita juga akan mengisi ruang-ruang prestasi dunia,” sambung dia.

Selain itu, Menpora Dito sempat menyinggung naturalisasi adalah bagian dari upaya menunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) bagi setiap diaspora.

Ia yakin bahwa para atlet keturunan Indonesia yang memohon untuk di naturalisasi memiliki cinta yang tinggi untuk ikut membela merah putih di setiap aktivitasnya.

“Menurut kami, ini merupakan Hak Asasi Manusia (HAM) juga untuk mendapatkan inklusifitas dan kesetaraan. Karena saya yakin pasti ini juga atlet-atlet yang hari ini memohon kewarganegaraan mereka memiliki Cinta juga kepada merah putih,” tandasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Mensos Buka Rekrutmen 5.000 Guru untuk Sekolah Rakyat

JCCNetwork.id- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pembukaan rekrutmen lebih dari 5.000 guru dan tenaga kependidikan untuk program Sekolah Rakyat bukan disebabkan oleh...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER