Kisah Uang Tutup Mulut Stormy Daniels Vs Donald Trump

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Stormy Daniels, bintang film dewasa, menjadi saksi kunci dalam persidangan uang tutup mulut Donald Trump. Dalam pengakuannya di pengadilan, dia menggambarkan sebuah hubungan seksual yang dia alami bersama Trump pada tahun 2006, yang berujung pada pembayaran besar untuk menjaga rahasia tersebut selama lebih dari sepuluh tahun.

Di hadapan para juri, Daniels dengan gamblang menceritakan pertemuan yang dibantah keras oleh Trump. Terlihat tegang, para juri terpaku mendengarkan pengakuan rinci dari Daniels tentang insiden tersebut.

- Advertisement -

Trump sendiri, dengan ekspresi serius, memandang lurus ke depan saat Daniels masuk ke ruang sidang. Dia berbisik kepada pengacaranya dan terlihat menjauhkan kepalanya dari meja saksi selama kesaksian Daniels.

Daniels menggambarkan bagaimana hidupnya menjadi “kekacauan” setelah kesepakatan tersebut terungkap, di mana dia merasa dikucilkan dan dilecehkan di rumahnya.

Dalam kesaksian yang dikutip oleh ABC News pada hari Rabu (8/5/2024), Daniels menyatakan, “Suami saya mengajukan pertanyaan, teman-teman saya mengajukan pertanyaan. Itu membuka penyamaran saya, karena tidak ada cara yang lebih baik untuk menjelaskannya.”

- Advertisement -

Ketika Jaksa Susan Hoffinger bertanya tentang postingan media sosial Trump yang merujuk pada dirinya, Daniels dengan tegas menyatakan bahwa dirinya adalah orang yang dimaksud Trump dalam postingan tersebut. Dia juga menambahkan bahwa dia membenci Trump dan berharap dia dipenjara jika terbukti bersalah.

Daniels menceritakan tentang hubungan seksual dengan Trump pada tahun 2006 dan pembayaran uang tutup mulut sebesar USD197.000 (sekitar Rp3,1 miliar) yang diterimanya saat Trump mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2016.

- Advertisement -

Dia mengungkapkan kekhawatirannya bahwa suaminya tidak akan membayarnya jika Trump memenangkan pemilu pada tahun 2016. Para juri juga melihat dokumen yang menunjukkan pembatalan kesepakatan tersebut oleh Daniels pada pertengahan Oktober, namun kemudian dihidupkan kembali.

Daniels mengakui bahwa dia sebelumnya membantah hubungan seksual dengan Trump, namun ceritanya kemudian terungkap oleh Wall Street Journal. Dia mengklaim bahwa motivasinya bukanlah uang, tetapi untuk menyebarkan cerita tersebut.

Trump, yang saat ini berusia 77 tahun dan kembali mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Republik, tidak menunjukkan reaksi saat menyaksikan kesaksian Daniels.

Dia menyangkal tuduhan memalsukan catatan bisnis untuk menutupi pembayaran uang tutup mulut kepada Daniels serta pernah berhubungan seks dengannya.

Pengacara Trump, Todd Blanche, menegaskan bahwa kesaksian Daniels tidak relevan dengan kasus tersebut dan hanya akan mempengaruhi juri. Dia juga mengkritik kesaksian tersebut sebagai tidak adil karena mengganggu jadwal kampanye Trump.

Sidang ini terus menjadi sorotan publik, memperdalam pertarungan hukum antara Stormy Daniels dan Donald Trump, dengan implikasi yang mungkin signifikan bagi masa depan politik Amerika Serikat.

- Advertisement -

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER