JCCNetwork.id- Google sedang mempertimbangkan untuk mengubah layanan pencarian berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi layanan berbayar. Kabar tersebut menyebutkan bahwa layanan pencarian yang dimaksud dikenal sebagai Search Generative Experience (SGE).
Meski demikian, rencana untuk mengubah layanan pencarian berbasis AI menjadi berbayar masih dalam tahap diskusi internal. Informasi ini pertama kali muncul dari laporan GSM Arena yang mengutip Financial Times pada Kamis (4/4/2024).
Keputusan akhir tentang apakah akan meluncurkan layanan berbayar tersebut belum diambil oleh eksekutif Google. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi saat ini di mana para ahli teknologi perusahaan masih fokus pada pengembangan teknologi yang ada.
Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah menggabungkan beberapa fitur penelusuran AI premium dengan langganan yang sudah ada. Contohnya adalah layanan yang menawarkan akses ke Gemini di Gmail dan dokumen melalui paket Google One AI Premium.
Namun, Juru Bicara Google tidak memberikan respons yang pasti terkait kabar ini. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa peningkatan produk untuk mendukung kebutuhan pengguna tetap menjadi prioritas Google.
“Dengan eksperimen AI generatif di Penelusuran, kami telah melayani miliaran kueri, dan kami melihat pertumbuhan kueri Penelusuran yang positif di semua pasar utama kami. Kami terus meningkatkan produk dengan cepat untuk melayani kebutuhan pengguna baru. Kami tidak memiliki apa pun untuk diumumkan saat ini,” kata juru bicara tersebut.
Google mungkin akan mengambil beberapa strategi untuk menjadikan layanan pencarian berbasis AI berbayar sebagai respons terhadap persaingan di industri tersebut.























