JCCNetwork.id – Anggota tim hukum Prabowo-Gibran, Hotman Paris Hutapea mengaku heran dan lucu atas para ahli yang dihadirkan oleh tim hukum Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud di sidang MK hari ini.
Hotman mengaku, justru kesaksian yang mereka sampaikan menguntungkan pihaknya dalam menangani perkara tersebut.
“Malah psikolognya menguntungkan kita. Jadi benar-benar saksi mereka itu malah menguntungkan kita, makanya saya bilang ini 03 ini mau ke mana sih? Sudah suaranya parah banget, parah, parah banget masih pengen menang lagi di MK. Nggak tahu diri apa sih,” ucap Hotman Paris usai sidang di MK, Selasa (02/4).
Selain itu, Hotman merasa apa yang disampaikan para ahli pada sidang hari ini terbilang sangat lucu.
Pasalnya, tuntutan mereka agar suara Prabowo-Gibran yang mencapai 90 juta suara itu ingin dibatalkan begitu saja. Padahal, rekapitulasi suara secara nasional masing-masing paslon sangat lebar.
“Hari ini semakin lucu lagi, kemarin saya udah ketawa terpingkal-pingkal sekarang jauh lebih parah lagi parah banget. Masa 90 juta suara lebih dari Prabowo mau dibatalkan dengan kesaksian pesan-pesan moral dari Romo. Ini kan masalah hukum bukan masalah pesan-pesan moral ya,” ucapnya.
“Jadi benar-benar kok aneh ini tim kuasa hukum mereka. Kedua terus dibawa dua psikolog dua psikolog mau dipakai untuk membatalkan 90 juta suara masuk di akal nggak sih? Gue pusing dengarnya gua pusing ini praktik hukum yang mana ini coba,” tambahnya keheranan.



