JCCNetwork.id – Anggota tim hukum Prabowo-Gibran, Hotman Paris Hutapea mengaku heran dengan permintaan tim hukum Ganjar-Mahfud yang meminta Prabowo-Gibran agar dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
“Masa 90 juta suara lebih dari Prabowo-Gibran mau dibatalkan dengan kesaksian pesan-pesan moral dari Romo. Ini kan masalah hukum bukan masalah pesan-pesan moral ya,” tegas Hotman Paris, Selasa (2/4/2024).
Oleh sebab itu, ia mengaku bingung dengan cara pandang dan praktik hukum yang tengah dijalankan oleh tim hukum dari masing-masing paslon tersebut.
Pasalnya, Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud secara rekapitulasi suara nasional kalah jauh malah menginginkan kemenangan dengan jalur putusan MK.
“Makanya saya bilang ini 03 ini mau ke mana sih? Sudah suaranya parah banget, parah, parah banget masih pengen menang lagi di MK. Nggak tahu diri apa sih,” tegasnya.
Meski demikian, Hotman mengaku, kesaksian yang disampaikan saksi yang dihadirkan di sidang MK justru menguntungkan pihaknya dalam menangani perkara tersebut.
“Malah psikolognya menguntungkan kita. Jadi benar-benar saksi mereka itu malah menguntungkan kita,” tandasnya.



