JCCNetwork.id – Menteri Pertahanan dan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto menarik perhatian publik dengan aksi mulia membawa pulang tenaga kerja wanita (TKW) yang terkatung-katung di Malaysia.
Annisah adalah seorang TKW yang paspornya di tahan oleh agen, akhirnya bisa bersua kembali dengan keluarganya di Tanah Air berkat kepedulian Prabowo.
Dikutip dari Detik.com, Kejadian bermula ketika Prabowo menerima keluhan dari Eny di sebuah makam di Jakarta Selatan.
Eny, dengan haru, memohon bantuan untuk anaknya, Annisah, yang terjebak di Malaysia selama lima tahun.
Mendengar cerita menyayat hati itu, Prabowo langsung mengambil langkah tegas dengan meminta bawahannya untuk mengatur kepulangan Annisah.
Lalu Rajif Sutirto, menghubungi Ketua Jaringan Merah Putih (JMP), yakni Nanik S Deyang, agar bisa memulangkan Annisah.
Dua minggu berselang, surat izin kepulangan tanpa paspor dari Imigrasi Malaysia pun keluar pada Kamis (14/3).
Perjuangan Annisah yang terkatung-katung di Malaysia pun terkuak. Di tengah beban pekerjaan yang berat, Annisah berusaha keras untuk pulang ke tanah air, namun agennya acuh tak acuh.
Bahkan setelah kabur dari majikan untuk bekerja secara paruh waktu, Annisah masih harus menghadapi tantangan besar untuk mendapatkan dokumen-dokumen penting dan biaya overstay di Malaysia.
Namun, Prabowo tidak hanya membawa pulang Annisah secara fisik, tetapi juga memberikan dukungan finansial untuk semua urusan administratifnya.
Tindakan Prabowo ini tidak hanya menjadi harapan bagi Annisah, tetapi juga menyinari kepedulian terhadap nasib para TKW yang seringkali terpinggirkan.
“Pak, terima kasih ya Pak (Prabowo) telah membawa anak saya pulang ke Indonesia,” ujar Eny.



