Update Kasus Kematian Santri Ponpes Miftahul Huda 606

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Polres Lampung Selatan telah menetapkan satu tersangka dalam kasus kematian tidak wajar Muhammad Fiqih (16), santri Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda 606, Kalianda, Lampung Selatan.

Tersangka tersebut adalah santri berinisial A, yang juga merupakan senior dan pelatih pencak silat korban. A diduga memukul perut korban, yang kemudian menyebabkan korban meninggal dunia.

- Advertisement -

“Kami sudah menetapkan satu tersangka atas dengan inisial A. Tersangka merupakan sesama santri yang juga ikut ekskul pencak silat di pondok pesantren itu,” kata Yusriandi Yusrin, Kamis (14/3/2024).

Muhammad Fiqih meninggal dunia secara tidak wajar setelah mengalami kekerasan fisik saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat di ponpes pada Sabtu (2/3/2024). Menurut Yusriandi Yusrin, santri A diduga memukul perut korban yang menjadi penyebab kematian korban.

“Santri A memukul perut korban diduga menjadi penyebab kematian korban,” ujar Yusriandi Yusrin.

- Advertisement -

Yusriandi menjelaskan bahwa pada malam kejadian, korban dan tujuh orang lainnya mengikuti ujian kenaikan sabuk dari sabuk hijau ke sabuk putih di ponpes tersebut. Di lokasi, terdapat 11 orang, termasuk tujuh peserta latihan dan empat pelatih.

“Pada saat ujian kenaikan sabuk dari sabuk hijau ke sabuk putih diikuti oleh tujuh orang anak yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat PSHT. Latihan sekitar pukul 22.30 WIB baru selesai karena hujan. Di lokasi terdapat 11 orang terdiri dari tujuh peserta latihan dan empat pelatih,” ungkapnya.

Korban kemudian meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan pada Minggu (3/3/2024).

Meskipun pelaku menyebut tindakannya sebagai “mahar”, yang merupakan aturan di pencak silat di ponpes tersebut, polisi tidak menganggapnya sebagai bentuk penganiayaan. Namun, menurut saksi ahli pencak silat PSHT, bentuk “mahar” tersebut tidak ada dalam aturan PSHT.

“Mahar yang diberikan pelaku kepada korban itu merupakan aturan di pencak silat yang diikuti korban. Karena dari saksi ahli pencak silat PSHT yang kita hadirkan mereka menyebut mahar itu tidak ada. Pemberian hukuman ada tetapi bukan bentuk penganiayaan,” ujar Yusriandi Yusrin.

A dijerat dengan Pasal 76c juncto Pasal 80 ayat 3 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Kini, proses hukum terhadap tersangka A akan terus berlanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Banjir Rendam 43 Desa di Aceh Barat

JCCNetwork.id- Bencana banjir melanda Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu malam (31/10/2026). Hingga Minggu malam (1/11/2026),...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50
Video thumbnail
Di Tengah Ramainya Isu Penyadapan dan Gejolak Polri, Ini Pesan Menko Dudung untuk Rakyat
02:11
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Suhartoyo Cecar Pemohon yang Tak Kenakan Toga #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Hakim Suhartoyo Tegur Pemohon Uji UU Polri Tak Pakai Toga: Tidak Usah Ikut Sidang
09:05
Video thumbnail
Mengingat Pidato Prabowo, Pernah Singgung Pertandingan Jenderal-Jenderal #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Flashback Pidato Prabowo, Singgung Pertandingan Jenderal, Kini Muncul Dugaan Penyadapan Presiden
10:13
Video thumbnail
Detik Detik Jokowi Buka Semua Ijazah di Hadapan Roy Suryo Cs #shorts #trending
00:51

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER