JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan tidak ada badai yang akan melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), seperti yang disebutkan dalam informasi yang beredar di media sosial beberapa hari terakhir.
“Informasi bahwa akan terjadi badai di NTT adalah berita hoaks,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek di Kupang, NTT, Senin (11/3/2024).
Informasi mengenai potensi badai di NTT telah tersebar luas di media sosial, menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat karena bersumber dari aplikasi yang bukan merupakan aplikasi resmi BMKG.
Sti menegaskan bahwa berita tersebut adalah hoaks, karena BMKG hanya mengeluarkan peringatan dini mengenai kemungkinan cuaca ekstrem hingga tanggal 14 Maret 2024, dan bukan perihal badai.
“Warga bisa segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman apabila hujan turun dengan durasi panjang,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sti menegaskan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berita palsu mengenai kondisi cuaca saat ini.
“Informasi resmi tentang cuaca hanya dikeluarkan oleh BMKG dan dapat diakses pada aplikasi resmi,” kata Sti.



