JCCNetwork.id- Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, menyerukan agar Perumda Pasar Jaya lebih proaktif dalam menyukseskan program pangan murah, dengan memastikan penerima manfaatnya mendapat kemudahan dalam mendapatkan bantuan tersebut.
“Akan lebih bagus lagi kalau Pasar Jaya jemput bola. Artinya, para penerima ini didatangi karena datanya sudah ada,” kata Suhud kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (9/3/2024).
Suhud menjelaskan bahwa sistem lama yang mengharuskan penerima manfaat datang langsung ke lokasi kurang efektif, karena banyak dari mereka yang harus rela mengantre dari malam hingga siang hari berikutnya.
Menurutnya, mekanisme terbaik adalah dengan mengacu pada data penerima sehingga bantuan bisa langsung diantarkan ke tingkat RT, RW, atau aparat di sekitar rumah penerima.
Terlebih lagi, peningkatan layanan jemput bola ini penting mengingat masih banyak masyarakat yang belum terbiasa dengan sistem antrean daring melalui situs Pasar Jaya, https://antriankjp.pasarjaya.co.id, yang harus dilakukan H-1 sebelum pengambilan barang.
Menurut Suhud, yang terpenting adalah penerima manfaat bisa mendapatkan pangan murah tanpa harus mengantre panjang.
“Jadi, tidak perlu ngantre di satu titik. Terus terang kita miris melihat masyarakat mengantre begitu,” ungkapnya.



