180 Pengungsi Rohingya Terkatung-katung di Pinggir Jalan Leungah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Sebanyak 180 pengungsi Rohingya menemui nasib tragis setelah mendapatkan penolakan dari masyarakat, meninggalkan mereka terkatung-katung di pinggir jalan kawasan Leungah, perbatasan antara Kabupaten Pidie dan Aceh Besar. Kejadian ini terjadi setelah pengungsi Rohingya diangkut dengan truk dari Kantor DPRK Pidie pada pukul 01.30 WIB.

“Diturunkan di pinggir jalan,” kata Senior Communications Assistant UNHCR, Yanuar yang dikonfirmasi dari Pidie dikutip dari Antara, Jumat (22/12/2023).

- Advertisement -

Namun, usaha untuk membawa mereka kembali ke wilayah Laweung mengalami penolakan, yang menyebabkan kondisi mereka semakin memprihatinkan, terutama karena 50 persen di antaranya adalah anak-anak. Yanuar menambahkan bahwa UNHCR sedang berkoordinasi dengan pemerintah untuk mencari solusi alternatif terbaik bagi nasib para pengungsi, meskipun detail kondisi di lokasi tersebut masih belum terupdate.

Tim dari UNHCR terus berupaya mencari lokasi penampungan sementara untuk para pengungsi Rohingya, termasuk kelompok lain yang juga masih berada dalam situasi yang tidak layak. Sementara itu, Pj Bupati Pidie, Wahyudi Adisiswanto, menyatakan kekecewaannya karena kehadiran etnis Rohingya telah menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

“Kita berharap agar semua pengungsi yang berada di kawasan Pidie baik di Mina Raya, Batee untuk segera dipindahkan,” tutupnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Indonesia Tambah Wilayah di Pulau Sebatik

JCCNetwork.id- Pemerintah Indonesia dan Malaysia resmi menyepakati perubahan garis batas darat di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara. Kesepakatan tersebut berdampak pada bertambahnya wilayah Indonesia seluas...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER