JCCNetwork.id- Donald Trump, dalam pidato di Iowa, menyoroti kebijakan Presiden AS Joe Biden, yang menurutnya melemahkan sektor manufaktur AS dan berpotensi menyebabkan kehilangan lapangan kerja.
Bahkan kandidat capres utama dari Partai Republik dalam pemilihan presiden AS 2024, itu menyatakan niatnya untuk membatalkan perjanjian perdagangan Pasifik yang diajukan oleh Biden, bila terpilih kembali menjadi presiden.
Menurut Trump, perjanjian tersebut lebih berisiko dibandingkan dengan yang sebelumnya, mengancam petani dan produsen dengan kehadiran perusahaan global yang dirancang untuk meningkatkan outsourcing ke Asia.
“Ini lebih buruk dari yang pertama, mengancam untuk menghancurkan petani dan produsen dengan raksasa globalis yang dirancang untuk meningkatkan outsourcing ke Asia,” lanjutnya.
Sementara pemerintahan Biden berupaya menyelesaikan bagian-bagian krusial dari inisiatif perdagangan IPEF menjelang pertemuan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) pekan ini, para ahli perdagangan dan kelompok bisnis meragukan kemungkinan kesepakatan tersebut tercapai mengingat tekanan politik dan penolakan dari beberapa negara.




