JCCNetwork.id – Milenial dan pecinta sepak bola Indonesia mendesak Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) membekukan Israel dalam dunia olahraga usai melakukan pembantaian warga sipil dimana banyak diantaranya anak-anak dan wanita Palestina di Gaza.
Seperti diketahui, ketegangan antara kedua negara di timur tengah itu meningkat sejak 7 Oktober lalu dan sudah menelan banyak korban jiwa.
Korban jiwa Palestina terbanyak berada di Jalur Gaza yakni 10 ribu jiwa. Sedangkan jumlah total korban jiwa dari pihak Israel sekitar 1.400 orang.
“Demi kemanusiaan, FIFA harus tegas membekukan olahraga Israel dari semua cabang olaharaga termasuk sepakbola,” tegas Presidium FKMM, Ahmad Fatsey dalam keterangannya kepada JCCNetwork.id, Selasa (7/11/2023).
Pun demikian, ia juga mengingatkan FIFA agar tetap berdiri independen dalam sisi kemanusiaan dan menantan penjajahan kemanusiaan. Ia juga berharap Federasi Sepakbola dunia itu tidak berdiri memihak untuk mendukung penjajahan dan genosida yang dilakukan zionis Israel.
“Apa yang dilakukan oleh Israel hingga menantan keputusan PBB untuk genjatan senjata adalah upaya pemusnahan manusia di Gaza. Kami percaya Federasi Sepakbola ini masih memiliki sisi kemanusiaanya. Oleh sebab itu, dengan agresi militer Israel ke Gaza dan membunuh warga sipil tak berdosa. FIFA harus tegas dalam hal ini dan kami para pecinta sepakbola Indonesia mendukung keputusan FIFA tersebut,” jelasnya.



