JCCNetwork.id- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa 520 warga di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, terdampak oleh gempa tektonik magnitudo (M) 6,3. Berita baiknya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menurut Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, hingga Jumat (3/11), tim gabungan terus bekerja keras dalam penanganan dampak gempa tersebut. Total kerugian materiil dan kerusakan bangunan mencakup 124 unit rumah, 33 kantor pemerintahan, 11 fasilitas umum, 1 sarana pendidikan, 1 gedung pusat perbelanjaan, dan 1 asrama panti asuhan.
Bangunan yang rusak meliputi beberapa gedung penting seperti Kantor Gubernur NTT, Kantor Pusat Bank NTT, dan Gedung Kantor DPRD Provinsi NTT. Tim BNPB bersama Pj Gubernur NTT terus memberikan pendampingan kepada BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kota, dan Kabupaten Kupang sambil meninjau lokasi-lokasi terdampak.
“Tim BNPB masih terus melakukan pendampingan kepada BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kota dan Kabupaten Kupang. Tim reaksi cepat bersama Pj Gubernur NTT meninjau ke lokasi-lokasi terdampak,” tutup Abdul.



