JCCNetwork.id– Francisco Román Alarcón Suárez, atau Isco mengungkapkan alasan dirinya didepak raksasa Spanyol, Real Madrid. Pemain berusia 31 tahun itu mengaku lebih banyak duduk di bangku cadangan, lantaran tak dipercaya pelatih.
Isco dibeli Madrid pada musim panas 2013 dari Malaga seharga 30 juta Euro atau sekitar Rp 499 milliar. Hampir sebelas tahun membela Si Putih, gelandang asal Spanyol itu menjalankan 246 caps dan berhasil membopong 19 trofi lima diantaranya gelar juara Liga Champions.
Madrid sempat menjadikan Isco sosok kunci lapangan tengah periode 2016/2017. Namun sayang penampilan gemilang itu tenggelam karena sering berurusan dengan tim medis akibat cedera punggung, pergelangan kaki, dan cedera otot.
Pada awal musim 2022, Los Blancos memutuskan tak perpanjang kontrak sang pemain dan melepasnya ke Sevilla. Kurang signifikan di Los Nervionenses, pemain 31 tahun itu malah didepak.
Selama sembilan bulan menganggur, Isco akhirnya di jemput Real Betis. Bermain di Béticos Verdiblancos, ia berhasil comeback dengan peforma fenomenal dengan mengaet empat gelar man of the match dari sembilan laga.
Meski demikian Isco tetap mengingat masa-masa bersama Real Madrid. Ia mengaku terkejut ketika tak mendapat kepercayaan dari pelatih Los Blancos.
“Saya mungkin kurang siap mental juga, ketika di mana punya kesempatan malah tidak bermain bagus. Mungkin saya harusnya cabut lebih cepat dari sana,” ungkap Isco diambil dari sumber SB Nation.
“Namun saya sangat puas dan bahagia selama di Real Madrid,” pungkasnya.























