JCCNetwork.id – Wakil Ketua Partai Demokrat, Benny K Harman mengaku Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri tidak pernah memiliki niat jahat kepada Demokrat dan SBY.
Benny menilai, hubungan baik kedua tokoh bangsa itu baik-baik saja selama ini.
Partai berlambang Mercy itu menurutnya akan menyambut dengan penuh kesenangan rencana pertemuan SBY dengan Megawati. Sebab, diketahui, keduanya berencana akan melakukan pertemuan dalam waktu dekat.
“Ibu Megawati tidak pernah jahat dengan Demokrat, tidak pernah jahat dengan Pak SBY, ya kan? Saya rasa kami pun, Pak SBY pun menghormati Ibu Mega,” kata Benny dalam keterangannya yang di kutip JCCNetwork.id, Selasa (5/9).
Politisi senior Demokrat itu pun sempat mengungkit peristiwa dimana SBY meminta suami Megawati, median Taufik Kiemas untuk menjadi Ketua MPR saat SBY menjadi presiden saat itu.
Selain itu, Benny juga mengaku menyaksikan lansung peristiwa terhormat tersebut.
“Saya menyaksikan pada saat itu. Jadi kita enggak ada masalah,” ungkapnya.
Kemudian, Benny Harman mengungkapkan bahwa saat ini Demokrat memang tengah menerima tawaran dari Koalisi Capres Ganjar Pranowo maupun Prabowo Subianto.
Benny mengklaim, bahwa selama ini Partai Demokrat memiliki hubungan baik dengan kedua poros koalisi Capres tersebut.
Oleh sebab itu, ia menyebut saat ini presentase kecendurungan Dmokrat ke Ganjar atau Prabowo 50-50 alias sama posisi. Meski demikian, ia menekankan bahwa sepenuhnya kewenangan ada di DPP dan Majelis Tinggi Partai Demokrat.
“Kita belum memutuskan kemana (arah koalisi Demokrat),” jelasnya.















