Robert Raikes Sang Visioner Pendiri Sekolah Minggu, Klik untuk Cerita Lengkapnya

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Ini adalah kisah inspiratif yang jarang orang ketahui. Yakni Robert Raikes sang visioner pendiri Sekolah Minggu yang mengubah generasi muda. Berawal dari abad ke-18, muncul sosok Robert Raikes sang visioner yang tak hanya mengubah masa lalu, namun juga mewarnai masa depan generasi muda. Ia adalah Robert Raikes, seorang pria yang memiliki jadwal sibuk sebagai pemilik dan penerbit The Gloucester Journal, koran terbesar di wilayah Gloucester, Inggris.

Dalam kesibukannya, Raikes tak jarang turun ke lapangan mencari berita, menyunting laporan, memeriksa kesalahan cetak, dan masih banyak lagi.

- Advertisement -

Namun, dalam kesibukannya itulah Raikes menemukan inspirasi yang mengubah arah hidupnya dan memberikan dampak besar pada generasi muda.

Pada sebuah hari Minggu yang sibuk, Raikes terkejut oleh keramaian anak-anak yang bermain riuh di luar kantornya. Meskipun awalnya terganggu, ia akhirnya menyadari bahwa anak-anak ini tidak bersekolah dan sengaja menghabiskan waktunya setelah bekerja di pabrik sepanjang pekan.

Pada saat itu, Inggris sedang mengalami gelombang industrialisasi, dan anak-anak menjadi korban yang tidak berdosa, terpaksa bekerja tanpa istirahat. Ini adalah abad ke-18, di mana anak-anak kehilangan hak bermain dan belajar. Hanya pada hari Minggu, saat mereka bebas, mereka berkeliaran di jalan dengan kelakuan kasar dan ceroboh.

- Advertisement -

Mendalamnya perhatian Raikes terhadap nasib anak-anak ini membuatnya mencari jalan keluar. Dalam perjalanan kesehariannya sebagai wartawan yang sering menulis tentang kejahatan dan mengunjungi penjara, Raikes menyadari potensi anak-anak ini terjerumus dalam dunia kriminal. Ia kemudian bersama pendeta gerejanya, Pdt. Thomas Stock, menyewa sebuah rumah kosong untuk membuka sekolah pada hari Minggu bagi anak-anak ini.

 

Sekolah Minggu Pertama Kali Dibuka

 

Pada bulan Juli 1780, Sekolah Minggu pertama kali dibuka dengan nama itu sendiri. Pada usia 45 tahun, Raikes memulai perjalanan revolusioner ini. Di dalam Sekolah Minggu, anak-anak yang belum memiliki sepatu ia berikan. Mereka yang belum makan mendapatkan roti, dan setiap hari Minggu pagi, Raikes menjemput mereka dengan hangat, mengajak mereka belajar di Sekolah Minggu. Dalam perjalanannya bersama mereka, Raikes merenung tentang kata-kata Yesus, “Biarkan anak-anak datang kepada-Ku”

Sekolah Minggu Robert Raikes Sang Visioner Hadapi Berbaagai Rintangan

 

Pelajaran yang ia paparkan di Sekolah Minggu meliputi membaca, menulis, berhitung, mendengarkan kisah-kisah Alkitab. Memahami katekismus, bermain, dan beribadah. Buku utama yang di pegang teguh adalah Alkitab. Setiap Minggu pagi, sesi belajar berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00, lanjut dengan sesi siang pukul 13.00 hingga 17.30. Pada pukul 18.00, Raikes mengajak anak-anak untuk beribadah di gereja.

Perjalanan Sekolah Minggu pertama ini tidaklah mulus. Keributan di dalam kelas sering terjadi. Dalam salah satu insiden, seekor tikus di lepaskan diam-diam oleh salah satu murid ketika sedang berdoa, menciptakan kekacauan. Tidak jarang juga terjadi perkelahian akibat pencurian permen antar murid. Kendati banyak cobaan, Sekolah Minggu ini tumbuh dan mendapat respons positif dari anak-anak dan orang tua. Banyak yang melihat perubahan positif dalam perilaku anak-anak mereka setelah bergabung dengan Sekolah Minggu.

Melansir dari alkitab.or.id, setelah tiga tahun berjalan, Raikes mulai berbagi pengalaman Sekolah Minggunya ke kota-kota lain. Melalui The Gloucester Journal-nya, ia menceritakan gagasan dan perjalanan Sekolah Minggu kepada seluruh Inggris pada tanggal 3 November 1783.

Respons positif datang dari berbagai penjuru negeri. Inspirasi ini kemudian menyebar, dan lahirlah Sekolah Minggu baru di berbagai tempat.

 

Sekolah Minggu Robert Raikes Sang Visioner Merambat ke Amerika

 

Sepuluh tahun setelah pendirian Sekolah Minggu pertama di Gloucester, gagasan ini merambat hingga ke Amerika dan negara-negara lain. Meskipun ada variasi, Sekolah Minggu di berbagai tempat umumnya memiliki fokus pada cerita Alkitab.

Di Amerika Serikat, lahir pula tradisi pengajaran untuk beragam kelompok usia. Tradisi ini tetap kuat hingga kini, di mana hampir semua gereja di Amerika Serikat memiliki Sekolah Minggu dengan berbagai program yang sesuai dengan usia peserta.

Sebuah perjalanan yang bermula dari gaduh anak-anak bermain di tepi jalan, kini telah menjelma menjadi cahaya yang menerangi generasi muda di seluruh dunia. Di batu nisan Robert Raikes di gereja Saint Mary di Gloucester terukir kutipan Ayub 29:11-13, mencerminkan dedikasi dan perjalanan hidupnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, Polisi Segera Lakukan Pemeriksaan

JCCNetwork.id- Polda Metro Jaya menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN sebagai tersangka dalam kecelakaan yang melibatkan kereta tersebut dengan KRL Commuter Line...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Jadi Gubernur Konten Ternyata Bikin Pusing Begini Kata Kang Dedi Mulyadi
10:20
Video thumbnail
Hakim Arsul Sani Bingung Nilai 2 Surat Penyetaraan Gibran Jadi Butuh Istikharah Dulu
08:09
Video thumbnail
Masuk Wantimpres, Rocky Gerung Blak-blakan Soal Perannya: Mengolah Persepsi Publik
09:05
Video thumbnail
Eks Ketua KPU Hasyim Asy’ari Beberkan Soal Dokumen Pendidikan Gibran di Sidang MK #shorts
01:42
Video thumbnail
Eks Ketua KPU Hasyim Asy’ari Beberkan Soal Dokumen Pendidikan Gibran di Sidang MK
13:09
Video thumbnail
Rocky Gerung Dilantik Jadi Wantimpres Prabowo, Alasan Gue Menolak Apa? #shorts #trending
01:11
Video thumbnail
Dilantik Jadi Wantimpres, Rocky Gerung Blak-blakan: Alasan Gue Menolak Apa?
09:17
Video thumbnail
Detik-Detik Saldi Isra Cecar Kemendikdasmen Soal Pendidikan Gibran: Tidak Ada Ijazah?
10:00
Video thumbnail
Bikin Haru Gubernur Sherly Mendadak Berhenti Saat Lihat Bocah di Tengah Kunker
08:17
Video thumbnail
Soal Pendidikan Gibran, Hakim Minta Penjelasan Grade 12 di UTS Insearch
13:32
Video thumbnail
Di Hadapan Hakim MK, KBRI Canberra Jelaskan Sistem Pendidikan UTS Australia
08:06
Video thumbnail
Dilantik Langsung Presiden Prabowo, Rocky Gerung Resmi Jadi Anggota Wantimpres #shorts
00:50
Video thumbnail
Pesan Khusus Presiden Prabowo Usai Rocky Gerung Resmi Jadi Anggota Wantimpres #shorts #trending
01:43
Video thumbnail
Prabowo Resmi Lantik Rocky Gerung Jadi Anggota Wantimpres
19:40
Video thumbnail
Resmi, Prabowo Lantik Pratikno Jadi Ketua Wantimpres
20:32
Video thumbnail
Reaksi Jokowi Soal Pergantian Kapolri #shorts #trending
00:31
Video thumbnail
Di Depan KDM Cak Eri Beberkan Perubahan Surabaya, 13 Kepala Dinas Diganti
11:31
Video thumbnail
Dua Kursi Sekaligus, Bahlil Resmi Jabat Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi
01:13
Video thumbnail
Bahlil Rangkap Jabatan, Jadi Menteri ESDM Sekaligus Menko Hilirisasi dan Energi
11:15
Video thumbnail
Atase KBRI Singapura Akui Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran #shorts #trending
01:31

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER